Pagoda Emas di Taman Lumbini

427

IMG_0794 (1)

tobasatu-Lumbini adalah sebuah tempat ziarah Buddhis di distrik Kapilavastu, Nepal, dekat perbatasan India. Ini adalah tempat di mana Ratu Mayadevi dikisahkan telah melahirkan Pangeran Siddhartha Gautama, yang pada akhirnya disebut sebagai Buddha Gautama, pendiri Ajaran Buddha.

Sang Buddha hidup antara tahun 563 sampai dengan 483 SM. Taman Lumbini adalah salah satu dari empat tempat suci untuk berziarah yang sudah ada sejak zaman kehidupan Buddha Gautama. Ketiga tempat suci lainnya adalah di Kushinagar, Bodh Gaya, dan Sarnath.

Tapi, bagi wisatawan yang ingin mengetahui keindahan taman Lumbini, tak perlu jauh-jauh ke Nepal. Kini taman Lumbini juga ada di Desa Tongkoh, Kec Dolatrayat, Tanah Karo, di kaki Gunung Sibayak dengan udara nyaman, sejuk dan suasana yang tenang.

Jarak Taman Alam Lumbini dari kota Berastagi sekitar 8 km dan dari kota Medan sekitar 55 km. Taman Alam Lumbini memiliki luas 3 Ha. Daya tarik utama Taman Alam Lumbini adalah replika Pagoda Shwedagon yang ada di Myanmar. Tinggi pagoda mencapai 46,80 meter, merupakan pagoda yang tertinggi di Indonesia. Sebagai destinasi wisata religi yang bernuansa Buddhis, umat Buddha yang mengunjungi Taman Alam Lumbini ini memanfaatkan waktunya untuk melakukan puja bakti di samping rekreasi tentunya.

Untuk menuju Pagoda ini, pengunjung harus melewati sebuah jembatan gantung sepanjang 20 meter yang diberi nama Titi Lumbini sebagai sarana penyebrangan yang dipadukan dengan puluhan lentera yang bergelantungan. Di dalam Pagoda, tepatnya di tengah-tengah ruangan terdapat empat rupang Buddha yang terbuat dari marmer. Di sekitar Pagoda, terdapat taman yang berhiaskan berbagai macam bunga dan pohon yang tertata rapi. (ts)

loading...