4 PS TNI vs Persela Lamongan 2
PS TNI Melangkah Pasti Ke Babak Delapan Besar

166
Para pemain PS TNI merayakan gol dengan gaya memberi hormat grak.(fhoto:tobasatu.com/ist)

tobasatu, Surabaya | PS TNI memastikan diri lolos ke babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman. Setelah dilaga ketiganya tim asuhan Suharto AD menyingkirkan Persela Lamongan dengan skor 4-2 di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (24/11/2015) malam WIB.

Pada laga itu, Dimas Drajad mencetak hattrick. Sedangkan bagi Persela, kekalahan ketiga ini membuat mereka tersingkir dari event Piala Jenderal Sudirman. Hujan gol ke gawang Persela dimulai pada menit ke 17.
Manahati Lestusen yang ditunjuk sebagai eksekutor mampu menyelesaikannya dengan baik.

PS TNI menggandakan skor menjadi 2-0 lewat aksi Dimas Drajad pada menit ke-25. Setelah memperdaya Kristian Adelmund dan Edy Gunawan, striker asal Gresik ini sukses memperdaya Choirul Huda. Selepas water break pertama, Persela coba mengejar ketertinggalan dengan bermain menyerang. Sementara PS TNI mulai mengendurkan serangan mereka. Melalui sebuah skema serangan balik, PS TNI menggandakan skor menjadi 3-0 di menit ke-43.

Tak berselang lama, Emile Mbamba membuat Persela memperkecil kedudukan menjadi 1-3 di menit ke 44. Menyambut sodoran Zaenal Arifin, sontekan Mbamba menerjang gawang Dhika Bayangkara. Skor 3-1 untuk keunggulan PS TNI bertahan hingga turun minum.

Kiper PS TNI ini untuk kesekian kalinya berhasil menyelamatkan gawangnya dari sundulan Mbamba menit ke-74. Pemain pengganti, M. Sholehudin menjebol gawang PS TNI di menit ke-81. Tapi gol dianulir karena ia dianggap dalam posisi offside.

Persela mendapat hadiah penalti setelah Lestusen melanggar Sholehudin di kotak penalti menit ke-86. Emile Mbamba selaku algojo berhasil memperkecil skor menjadi 2-4. Skor itu bertahan sampai bubar. Hasil ini mengantarkan PS TNI lolos ke delapan besar. Sedangkan Persela dipastikan tergusur di ajang ini.

Menurut pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto, gol pertama yang diciptakan Manahati Lestusen
membuyarkan mental dan konsentrasi timnya. “Saya tidak mencari alasan dengan menyalahkan wasit. Yang jelas, gol itu membuat mental pemain drop dan konsentrasi mereka juga buyar. Semua pemain jadi susah mengendalikan emosi,” ucapnya usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih PS TNI, Suharto AD menyambut gembira kemenangan tersebut. “Kita bersyukur karena pertandingan hari ini memberikan kesempatan bagi kita untuk melaju ke babak berikutnya,” ucap Suharto dalam sesi konferensi pers, Selasa (24/11) malam usai pertandingan.

“Persela sebenarnya tim yang sangat kuat. Mereka memiliki kolektifitas yang baik. Mungkin pada hari ini performa mereka tidak terlihat seperti biasanya. Mungkin karena itu kami bisa meredam permainan mereka,” lanjut pelatih berkepala pelontos ini.(ts-01)

loading...