Home » Headline » Curi Potongan Besi Seharga Rp 800 Juta, Dua PNS TRTB Diringkus Polisi
Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna saat meperlihatkan foto barang curian oleh oknum PNS Tata Ruang dan Tata Bangunan Medan
Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna saat meperlihatkan foto barang curian oleh oknum PNS TRTB. (tobasatu.com/ist)

Curi Potongan Besi Seharga Rp 800 Juta, Dua PNS TRTB Diringkus Polisi

tobasatu.com, Medan | Dua orang oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) yang bertugas di Dinas Tata Ruang Dan Tata Bangunan Kota Medan damankan petugas Unit Reskrim Polsek Delitua. Pasalnya, kedua orang ini terbukti mencuri dan menggelapkan potongan besi bekas papan reklame senilai Rp800 juta.

Keduanya yakni  RG (38) warga Jalan Keruntung, Sidorejo, Medan Tembung dan AV (40) warga Jalan Kemiri III, Simpang Limun Medan, diamankan bersama barang bukti setelah petugas mendapatkan laporan dari Kasi Pengawasan TRTB Kota Medan, Maklum S.sos yang semula mencurigai aksi pencurian tersebut.

Diungkapkan Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna, Selasa (10/1/2017), kedua pelaku diringkus dari lokasi Cadika Medan kawasan Jalan Karya Wisata, Gedung Johor, Medan Johor, Senin (9/1/2017) sore berikut barang bukti dua unit truk Crane nomor polisi BK 9151 LE dan BK 9324 LB bermuatan besi-besi bekas bongkaran rangka reklame senilai Rp800 juta.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, besi-besi curian tersebut rencananya akan dijual keduanya ke PT Multigrafindo Mandiri.

“Keduanya tertangkap tangan oleh seorang pegawai TRTB, kemudian melaporkannya hingga dilakukan penangkapan. Penangkapan itu juga berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 38 Tahun 2014, tentang Reklame yang menyebutkan besi bekas reklame merupakan aset Pemko Medan,” kata Wira pada wartawan.

Sejauh ini, keduanya masih diperiksa secara intensif, nantinya penyidik juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas TRTB Kota Medan. “Masih diperiksa. Kita juga masih mendalami lebih jauh kasusnya dengan berkordinasi terhadap pihak TRTB Kota Medan,” pungkasnya. (ts-03)

Comments

comments

error: Content is protected !!