Ratusan Hektar Sawah di Mardinding Dan Lau Baleng Terendam Banjir

113
foto ilustrasi

tobasatu.com, Karo | Sedikitnya 645 hektar sawah di Paya Lahlah, meliputi Lau Mulgab, Lou Solu dan Tanjung Pamah, Kecamatan Mardingding serta Batu Rongkam, Mbal bal Petarum, Kecamatan Lau Baleng terendam banjir.

Tingginya intensitas hujan yang turun membuat area persawahan ini tampak seperti danau. Setidaknya butuh penangangan cepat untuk kasus banjir ini. Berdasarkan informasi dihimpun, dari luas lahan yang terkena banjir tadi, 615 Ha berada di Kecamatan Mardingding dan 30 Ha di Kecamatan Lau Baleng.

Dikatakan petugas pengamat hama dan penyakit (PPHP) Kecamatan Mardingding, Marbin Saragih, berkembangnya luas rendaman banjir di Paya Lahlah sejak, kemarin disebabkan curah hujan sejak awal Januari 2017 ini cukup tinggi hingga data pantau mingguan menunjukkan perluasan.

“Tidak hanya padi, terdapat juga 360 ha tanaman jagung dinyatakan fuso di Paya Lahlah dan tanaman sawit sekitar 100 Ha,” ujarnya.

Ia menambahkan, banjir kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah terjadi dengan daerah terdampak, dengan ketinggian air mencapai 70 sampai 100 cm. Banjir kali ini sudah terjadi sejak pertengahan Desember 2016 lalu, sehingga menyebabkan tanaman jagung terendam air dan membusuk bahkan rebah. (ts-10)

loading...