Pameran Kelapa Sawit dan Produk Turunannya akan Digelar 22-24 Maret di Medan

101
Yanto Sutioso selaku Project Manajer PT Hutan Gaya Indonesia saat memberikan keterangan kepada wartawan di Medan, Senin (20/03/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Pameran kelapa sawit dan produk turunannya akan digelar di Kota Medan pada 21-23 Maret 2017, bertempat di Hotel Santikan Dyandra. Pameran yang juga akan diikuti sejumlah negara ini, ditargetkan akan menghimpun transaksi sebesar 5 Juta US Dollar.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Yanto Sutioso selaku Project Manajer PT Hutan Gaya Indonesia menyebutkan pameran kelapa sawit INPALME (Internasional Palm Oil Exhibition), konferensi kelapa sawit INPOC (International Palm Oil Conference) dan pameran general industry/manufactur INTRACONNEX akan dibuka secara resmi oleh Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

Dijelaskan Yanto Sutioso, INPALME adalah acara pameran dan seminar yang mengulas mengenai perkembangan industri kelapa sawit, tidak hanya di Indonesia tetap juga di dunia internasional. Kegiatan ini nantinya akan mempertemukan para pelaku bisnis yang tergabung dalam industri kelapa sawit secara global.

“INPALME diadakan di Kota Medan, karena sebagai ibukota provinsi Sumatera Utara Medan memainkan peranan yang sangat besar dalam industri kelapa sawit di Indonesia dan Medan adalah salah satu daerah pionir industri kelapa sawit Indonesia,” tutur Yanto Sutioso.

Sedangkan INTRACONNEX adalah pameran dan seminar teknologi general industry yang akan dihadiri oleh para pelaku industri dari seluruh Indonesia terutama dari Kota Medan dan daerah luar Medan bahkan internasional.

Rangkaian kegiatan Inpalme dan Intraconnex terdiri dari pameran, seminar, networking night yang akan diikuti 150 grup perusahaan kelapa sawit.

Menurut Yanto Sutioso, acara Inpalme dan Intraconnex ini nantinya diharapkan akan menjadi acar ayang mampu secara global mengembangkan industri kelapa sawit dan general industry sebagai ajang bertemunya para pelaku industri, serta dapat mempromosikan Indonesia, khususnya Sumatera Utara sebagai salah satu tempat yang tepat untuk melakukan bisnis kelapa sawit dan industri kelapa sawit.

Bersamaan dengan Inpalme dan Interconnex juga akan diadakan konferensi kelapa sawit (INPOC) yang akan menghadirkan 12 pembicara termasuk sejumlah pengusaha dari Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (APKINDO).  (ts-02)