Syahmidun Saragih Gantikan Ajib Shah di DPRD Sumut

145
Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman melantik Syahmidun Saragih sebagai Anggota DPRD Sumut Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019, menggantikan H Ajib Shah, Senin (17/4/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman resmi melantik Syahmidun Saragih S.Sos sebagai Anggota DPRD Sumut Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019, menggantikan posisi H.Ajib Shah S.Sos.

Prosesi pengucapan sumpah dilakukan pada Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (16/4/2017).

Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman memimpin pembacaan sumpah Syahmidun di depan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi dan Wakil Gubernur Sumut Dr Hj Nurhajizah Marpaung, SH.MH serta anggota DPRD Sumut yang hadir dan para tamu undangan setelah sebelumnya digelar Paripurna Istimewa HUT ke 69 Provinsi Sumatera Utara.

“Sumpah yang anda ucapkan mengandung tanggungjawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan kesejahteraan rakyat. Sumpah ini disamping disaksikan diri sendiri dan semua yang hadir juga didengar oleh tuhan yang maha esa. Maka camkan betul makna sumpah tersebut dan laksanakan tugas sebagai DPRD Sumut dengan sebaik-baiknya,” ujar Wagirin kepada Syahmidun.

Ia juga meminta agar Syahmidun menjalankan kewajiban sebagai anggota DPRD Sumut dengan sungguh-sungguh demi tegaknya demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara daripada kepentingan pribadi maupun golongan.

Wakil Gubernur Sumut, Nurajizah Marpaung mengucapkan selamat kepada Syahmidun atas jabatannya sebagai anggota DPRD Sumut menggantikan Ajib Shah. Menurutnya pengalaman Syahmidun sebagai anggota DPRD Kabupaten/kota dapat memperkaya pemikiran DPRD Sumut untuk pembangunan rakyat ke depannya.

“Pengalaman Bapak Syahmidun yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten/kota sebelumnya tentu menjadi bekal dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Sumut. Kami berharap beliau dapat berkontribusi dengan baik di DPRD Sumut ini untuk kemajuan pembangunan provinsi,” ungkapnya.

Dikaji

Terkait anggota DPRD lain yang juga diajukan PAW, Wagirin mengatakan pihaknya menunggu tindakan dari partai. Menurutnya sudah ada surat-surat pengajuan yang masuk ke pimpinan dewan. Namun pimpinan dewan harus mengkaji dan mempelajari aturan penggantian anggota dewan tersebut sebelum mengambil keputusan.

“Kita harus pelajari dulu secara lengkap aturan mainnya, tidak sembangan masuk pengajuan langsung diganti. Ada tata tertib yang tidak boleh kita langgar, misalnya jika tersandung kasus hukum apakah sudah inkrah atau belum, bagaimana mekanisme PAW  dan lainnya. Kami akan kaji lebih dulu agar pimpinan dewan tidak salah mengambil keputusan,” tambahnya. (ts-02)

loading...