Penggerebekan Warung di Marelan Ricuh, Petugas Satpol PP Digebuki

141
Penertiban warung yang diduga jadi tempat maksiat di Kecamatan Medan Marelan berakhir ricuh, Rabu (17/5/2017). (tobasatu.com/Lee).

tobasatu.com, Medan I Penggerebekan warung  yang diduga menjadi tempat maksiat di Jalan Datuk Rubiah Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Rabu siang (17/5/2017) berlangsung ricuh.

Dua wanita pemilik warung, merasa tidak senang warung miliknya digerebek petugas, kemudian langsung memukul petugas Satpol PP wanita dengan kayu sehingga petugas Satpol PP lainnya menjadi emosi dan balik memukul kedua wanita tersebut, secara beramai-ramai.

Saling pukul antar kedua wanita dengan petugas wanita Satpol PP dari Kota Medan tersebut, sempat menjadi tontonnan warga yang melintas di lokasi tersebut, yang akhirnya petugas dari Koramil 10/ Medan Labuhan mengamankan kedua wanita pemilik warung, dari amukan petugas wanita Satpol PP.

Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution ketika dijumpai mengatakan, selama ini jalur hijau yang digunakan beberapa oknum, membangun warung tempat maksiat, sehingga meresahkan warga masyarakat sekitar dan melaporkan kekantor Camat Medan Marelan.

Setelah dicek, ternyata warung tersebut benar adanya dilakukan tempat maksiat, sehingga Muspika Medan Marelan bersama petugas Satpol PP dari Kota Medan melakukan penggerebekan dan perubuhan warung tersebut.

Camat Medan Marelan mengharapkan kepada pemilik warung, agar jangan lagi membangun warungnya yang telah dirubuhkan di jalur hijau tersebut  dan juga jangan membuat tempat maksiat yang meresahkan warga sekitar, bila nanti pemilik warung, masih membangun lagi warungnya di lokasi yang sudah dirubuhkan ini, Muspika Medan Marelan, akan tetap merubuhkannya kembali. (ts – 14)

loading...