Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 1.231 Pohon Kurma

195
Petugas Kapal patroli BC 30002 sedang mengecek jumlah muatan kapal selundupan diatas kapal motor KM.Harapan - 7. (foto : tobasatu.com/ Lee).

tobasatu.com, Belawan I Petugas Kapal Patroli BC 30002, menggagalkan penyelundupan pohon kurma yang diangkut Kapal Motor KM. Harapan-7 berbendera Indonesia, di perairan Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Selanjutnya Jumat siang (19/5/2017), kapal tersebut tiba di dermaga Bea Cukai Belawan.

Komandan Patroli (KOPAT)  BC 30002 Maringan Manihuruk, mengatakan kepada sejumlah wartawan di Belawan,  dalam waktu kurun dua minggu ini, kapal patroli BC 30002 ikut bergabung patroli laut Bea Cukai  dalam tim Operasi Jaring Sriwijaya 2017.

Dikatakannya, dalam Operasi Jaring Sriwijaya 2017 tersebut, Kapal Patroli BC 30002 berhasil menggagalkan satu unit kapal yang sedang berlayar di perairan Aceh Tamiang sedang mengankut 1.231 pohon kurma, yang dibawa dari Thailand rencana diselundupkan ke Aceh Tamiang.

“Penyelundupan pohon kurma ini merupakan modus terbaru, khususnya penyelundupan dari Thailand dibawa ke Aceh Tamiang yang dipasok ke pelabuhan-pelabuhan tikus di kawasan Aceh Tamiang,” ungkap Maringan.

Guna pengusutan lebih lanjut, kapal motor KM.Harapan – 7 dengan nomor  lambung GT.28.No121/ QQB berikut muatan 1.231 pohon kurma beserta lima orang anak buah kapal (ABK)  termasuk nakhoda kapal, dibawa ke dermaga Bea Cukai Kanwil Sumatera Utara di Belawan.

Dari pemeriksaan awal diketahui, Kapal Motor KM.Harapan – 7,  selain mengangkut 1.231 pohon kurma, juga mengangkut  barang selundupan beras,  serta barang ilegal lainnya.

KOPAT BC 30002 ini juga menjelaskan, Nahkoda kapal berinisial M, dijadikan tersangka karena diduga telah melakukan tindak pidana penyelundupan impor, melanggar pasal 102 huruf a Undang-undang No.10 tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor :17 tahun 2006 tentang kepabeanan.(ts – 14)

loading...