Polisi Ringkus Lima Tersangka Pelaku Pembunuhan Dua Wanita Paruh Baya

398
Polres Asahan meringkus lima tersangka pelaku pembunuhan dua wanita paruh baya di Dusun III Desa Lobbu Rappa, Rabu (12/7/2017). Kelimanya ditangkap di tempat terpisah. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Asahan l Pihak Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan dua wanita paruh baya di Dusun III Desa Lobbu Rappa. 5 tersangka pelaku pembunuhan berhasil diringkus secara terpisah, Rabu (12/7/2017).

“Alhamdulillah. Dalam waktu cepat kita telah berhasil meringkus para terduga pelaku pembunuhan 2 wanita Desa Lobu Rappa”, kata Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga, dalam pemaparan kasus di Polres Asahan, Kisaran, Rabu (12/7/2017).

Polisi saat memberikan keterangan mengenai penangkapan tersangka pelaku pembunuhan dua wanita paruh baya di Dusun III Desa Lobbu Rappa, Rabu (12/7/2017). (tobasatu.com).

Adapun kelima tersangka terdiri dari seorang otak pelaku, 3 eksekutor dan seorang penadah barang-barang hasil curian. Sebagai otak dan perencana pembunuhan yakni Nurhasanah Siregar (23) warga Dusun III Desa Lobu Roppa.

Bertindak sebagai eksekutor, yakni Rudi Purba (27), warga Dusun I Desa Lobu Roppa; Akhmad Bukhori (26) warga Desa Titi Putih Kecamatan Gunung Melayu Kabupaten Asahan; dan Nardi Pasaribu (23) warga  Dusun II Desa Lobu Roppa.

Sedangkan penadah barang barang hasil curian, yakni Agus Salim warga Dusun III Kecamatan Rahuning Kabupaten Asahan. “Para tersangka ditangkap secara terpisah”, kata Kapolres.

Dua pelaku, Nurhasanah dan Nardi Pasaribu diamankan di Kecamatan Bandar Pulau. Kemudian, Rudi Purba dan Akhmad Bukhori diamankan di Damuli Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Sedangkan Agus Salim diringkus di Simpang Empat Desa Pulau Maria Kecamatan Airbatu. “Tiga dari lima terduga pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan saat hendak diamankan petugas,”ujar Kapolres.

Kapolres menerangkan, pihaknya telah membentuk tim khusus guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Terungkapnya para pelaku diawali dari pelacakan keberadaan telepon seluler (ponsel) yang dicuri dari rumah korban.

Dengan peralatan yang dimiliki, tim akhirnya berhasil melacak keberadaan Ponsel tersebut. “Jadi yang pertama kali diringkus adalah penadah Ponsel yakni Agus Salim. Setelah itu dilakukan pengembangan, hingga akhirnya berhasil menangkap otak pelaku dan eksekutor,” katanya.

Selain berhasil mengamankan para tersangka, tim juga menyita 4 unit Ponsel dan 1 unit sepeda motor. Kemudian tim juga menyita sebuah golok dan balok kayu yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban, serta kain dan baju yang dikenakan korban saat dihabisi oleh para pelaku sebagai barang bukti.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nursi Sirait dan temannya Klara Br Siallagan ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, Selasa (11/7/2017). (ts-20)

loading...