Kepala BNN : Sabu 1 Ton di Banten Termasuk Jaringan Internasional

77

tobasatu.com, Jakarta | Penyelundup yang membawa membawa sabu sabu seberat 1 ton yang dibekuk polisi di Anyer, Serang, Banten, Rabu (12/7/2017) merupakan satu dari 72 jaringan narkoba internasional yang beroperasi di Indonesia. Untuk mencegah pengiriman narkoba seperti itu, perlu sinergitas yang kuat antarlembaga.

Hal itu diutarakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/7). “Yang jelas mereka bagian dari 72 jaringan internasional,” kata Budi.

Menurut dia, sabu-sabu tersebut rencananya akan didistribusikan di wilayah Jawa. “Itu mau disebar di Jawa. Tempat besarnya di Jawa,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi penangkapan sabu 1 ton yang merupakan hasil kerja sama polisi dan BNN itu. Budi Waseso mensinyalir ada pengiriman narkoba yang lebih besar dari jaringan ini.

“Harus dibangun sinergitas yang kuat, komitmen bersama dalam memberantas narkoba,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok mengungkap penyelundupan sabu seberat 1 ton di Hotel Mandalika Anyer Serang Banten, Rabu (12/7/2017) malam. Petugas menembak mati diduga seorang pengendali narkoba asal Taiwan Lin Ming Hui, dua orang ditangkap yakni Chen Wei Cyuan dan Liao Guan Yu. Sedangkan seorang lainnya buron bernama Hsu Yung Li.

Sabu sebanyak 1.000 kilogram itu diselundupkan dari Cina ke Indonesia. Kasus ini terungkap setelah tim gabungan mendapat informasi dari Kepolisian Taiwan bahwa akan ada pengiriman sabu dari Cina ke Indonesia. (ts)

loading...