Dibeli dari Pengumpul Barang Bekas dan Dijual dengan Harga Bervariasi

113
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM). (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Petugas Dit Reskrimum Polda Sumut melakukan penggerebekan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu di Jalan Setia Luhur, Gang Arjuna, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (28/9/2017) malam. Dalam penggerebekan itu, polisi menyita jutaan lembar SIM palsu.

Modusnya, pelaku membeli sim-sim bekas tersebut dari gudang pengepul barang bekas dengan jumlah yang lumayan.  Pelaku membelinya dengan harga Rp1500 per kilogram.

“HR berperan sebagai pembeli sim bekas dari pengepul barang bekas. Kemudian disortir bersama bersama IR, memilah mana yang masih bagus untuk dipakai mencetak SIM baru. Sedangkan RF diduga sementara membekingi operasi sim palsu ini,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Nurfallah didampingi Kasubdit III/Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu dan Kapolsek Helvetia Kompol Trilla Murni di lokasi penggerebekan.

Untuk penjualanya sendiri, harga yang dipatok oleh pelaku bervariasi. Rata-rata harga untuk satu buah SIM, Rp 450 ribu untuk SIM C, SIM A Rp 600 ribu dan SIM B Rp 650 ribu. Masih ada beberapa orang dari masyarakat yang membeli dan memesan SIM.

“Karena mereka berasalan ini SIM cepat dan tembak. Tanpa melalui tes dan ujian tertulis, akhirnya mereka berbondong-bondong beli. Bahkan ada seorang ibu-ibu yang hingga memesan sembilan SIM, untuk teman-temannya bekerja yang menitip, karena pembuatan yang mudah tanpa melalui tes,” pungkas Nurfallah. (ts-03)

 

loading...