Walikota Diminta Evaluasi Pimpinan SKPD yang ‘Rapor Merah’

63
Anggota DPRD Medan Parlaungan Simangunsong. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | DPRD Medan menagih keseriusan Pemerintah Kota untuk menyerap anggaran. untuk itu, walikota diminta untuk tidak mempertahankan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki ‘rapor merah’ alias tidak becus dalam menjalankan program kerja.

“Ngapain dipertahankan  pimpinan SKPD yang rapor merah. Itu pembohongan publik. Kita tagih janji SKPD untuk perbaikan infrastruktur disemua sektor serta masalah kebersihan, kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya. Karena semua itu  juga janji kita untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST, Rabu (11/10/2017).

Hal itu diungkapkan Parlaungan menyikapi serapan anggaran yang minim di beberapa SKPD Pemko Medan. Sehingga pembangunan lambat bahkan terbengkalai. Namun, pada saat pembahasan anggaran minggu lalu kata Parlaungan, pimpinan SKPD berjanji akan memperbaikinya.

“Janji dan komitmen mereka untuk perbaikan meningkatkan serapan anggaran akan kita tagih. Jika memang masih ada pimpinan SKPD yang minim serapan anggaran patut dievalusai. Walikota juga harus tegas menindak pimpinan yang tak mampu bekerja,” tegas politisi yang juga Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Sumut ini.

Ditambahkan Parlaungan, 3 bulan lagi APBD 2017 akan habis. Tentu selama 3 bulan  itu saatnya untuk menilai kinerja pimpinan SKPD yang mampu bekerja maksimal. Bakan pada pembahasan RAPBD 2018 nanti klimaks soal bukti kemampuan SKPD menjalankan anggaran. Sangat tidak tepat pimpinan SKPD mengajukan penambahan program sementara penggunaan anggaran sebelumnya sangat rendah.

“Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin harus merealisasikan komitmennya melakukan perbaikan melalui SKPD. Jika SKPD tak mampu menjalankan amanah itu maka harus menerima resiko evaluasi jabatan,” ujarnya. (ts-02)

loading...