Dibalik Insiden AirAsia

500
tak hanya di pesawat
Medan – Tobasatu Insiden pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak di perairan Belitung sejak Minggu (28/12/2014 kemarin), tak membuat kecut nyali Nezar Djoeli, anggota DPRD Sumatera Utara. Politisi Partai NasDem ini beranggapan, ajal bisa datang kapan saja, tak hanya di pesawat.
“Kalau saya ya sudah pasrah saja kalau berpergian, soalnya ajal itu bisa datang kapan saja tak hanya di pesawat,” tutur Nezar Djoeli, Senin (29/12/20014) menanggapi insiden pesawat AirAsia yang mengalami hilang kontak sejak minggu siang, dan hingga kini belum juga ditemukan.
Profesinya sebagai anggota dewan, memang mengharuskan Nezar Djoeli yang juga Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara ini untuk rutin berpergian ke luar kota, dan biasanya perjalanan itu ditempuh menggunakan pesawat terbang.
Sempat hadir keresahan dan rasa takut di benaknya akan mengalami musibah serupa, saat menumpang pesawat terbang. Namun Nezar mengaku pasrah dan mengembalikan semuanya kepada Allah, sang pencipta alam semesta.
“Kalau kita mau berpergian ya berdoa sajalah, karena ajal itu kan bisa datang kapan saja, tidak mesti naik pesawat,” sebutnya lagi.
Namun kata Nazar, selaku anggota DPRD Sumut, dirinya selalu menggunakan pesawat Garuda, karena memang sesuai ketentuan, tiket yang diberikan oleh Negara adalah pesawat Garuda, yang juga merupakan milik BUMN.
“Tapi kalau kami berpergian selalu naik Garuda karena SPJ nya memang harus naik Garuda. Kita cinta Indonesia,” sebutnya.
Nezar menilai, banyaknya insiden yang menimpa industri penerbangan di Indonesia, selain karena faktor alam diantaranya cuaca, lebih banyak akibat kelalaian manusia. Banyak perusahaan penerbangan yang tidak mengalokasikan anggaran perawatan (maintenance) yang cukup. Padahal, rute penerbangan mereka termasuk merupakan rute yang cukup padat.
“Bayangkanlah, pesawat itu misalnya sehari dipakai untuk terbang beberapa kali. Tapi tidak dilakukan perawatan yang sesuai, sehingga sewaktu-waktu tentu saja menjadi tidak layak terbang tapi tetap dipaksakan. Inilah yang seringkali menimbulkan kecelakaan,” ujar Nezar lagi.
Dia berharap, insiden pesawat AirAsia ini cepat terungkap, dan seluruh korban cepat ditemukan. “Semoga pesawat cepat ditemukan dan ke depan tidak ada lagi insiden serupa terjadi di industri penerbangan Indonesia,” sebutnya. (HD) 
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here