Taman Beringin, Hutan Mungil Hiasan Kota

2856

siswa-sd-main-di-taman-beringin-tribun-medan-com

tobasatu-Berdiri di lahan seluas 12,219 M2 dan ditumbuhi 20 species tanaman, membuat taman di Jl Sudirman tampak asri. Sejumlah perangkat permainan anak ditata apik berkonsep miniatur hutan, suasana semakin tampak alami dengan aliran sungai Babura. Beringin begitu plang nama yang terpajang di gerbang masuk taman.

Konon, taman Beringin merupakan salah satu alternatif warga Medan untuk pilihan wisata. Sebab, anak-anak dapat bermain dengan suasana alam dengan suasana taman rindang. Yang banyak ditumbuhi pohon jati, bambu serta species-species lainnya. Keberadaan hutan kota mendukung keasrian kota karena penyerapan karbon dioksida dan juga mensupplai oksigen bagi penduduk kota.

Suasana pun terlihat hangat dengan ramainya keluarga kecil yang memanfaatkan tempat ini untuk bersantai. Pasangan muda mudi juga terlihat asyik mengobrol di bawah pohon rindang. Tak harus ke tempat mahal dengan segala macam jenis permainan yang tersedia. Cukup bertamasya ke taman dan menikmati ciptaan si pemilik alam.

Namun, itu cerita dulu. Kini taman Beringin tampak semakin tak terjaga ke asrianya. Sejumlah permainan anak tampak rusak tanpa ada perbaikan. Ditambah kondisi kolam yang semakin hari-semakin jorok. Padahal, taman itu letaknya hanya beberapa meter dari rumah dinas Gubernur Sumatera Utara.

Tak lagi terdengar kicauan burung merpati yang turut berhabitat di hutan kota ini. Jika itu dibiarkan, maka tak kecil kemungkinan taman di Kota Medan semakin hari tergerus keberadaanya. Bahkan keminiman taman Kota pun hilang akibat beralih fungsi.

Dari data terakhir keberadaan hutan kota sangat minim. Di Medan kini hanya 31,2 hektar atau setara dengan 0,12 persen dari 26.510 hektar seluruh luas wilayah. Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang dan Tata Wilayah, kota harus memiliki 30 persen ruang terbuka hijau. (ts05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here