Tak Mau Disuruh Mencuri, Waria Dibacok Preman

782

ilustrasi-penganiayaan

tobasatu|Sebelumnya, seorang waria berinisial L menalamai penganiayaan oleh preman di kawasan Jl Gajah Mada. Itu terjadi lantaran L tak memberi uang lapak kepada R, Senin (5/1) dinihari.

Kini giliran T (30) yang menjadi korban keganasan R. T dibacok lantaran tak mengindahkan permintaan R untuk mencuri, Selasa (6/1) sekira pukul 20.00 WIB. Akibatnya T mengalami luka tujuh jahitan di lengan kananya serta luka memar di wajah.

Diceritakan T saat melapor ke Polsek Medan Baru, pristiwa itu terjadi saat dirinya tengah menemani tembong (tamu) di Jl Labu. Melihat itu, R pun mengahmpirinya dan memerintahkan agar T mencuri dompet serta handpone si tamu. Permintaan itu ditolak korban. Merasa permintaanya tidak dituruti emosi R memuncak.

Dia mengambil klewang dari pinggangnya. Selanjutnya menebas lengan korban hingga berkucuran darah. Melihat itu R melarikan diri, sementara T mendatangi rumah sakit terdekat dan selanjutnya membuat laporan. “Aku disuruh mencuri dompet dan HP, karena tidak mau aku di bacok,” kata T.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Oscar S ¬†Setjo mengatakan belum menerima laporan korban. “Mungkin masih di SPK, nanti kita cek lagi laporanya,” ungkap Oscar kepada wartawan. (05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here