Wimbledon vs Liverpool 1 – 2

511

kado untuk gerrard

tobasatu | Steven Gerrard sudah memutuskan untuk meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini. Oleh karena itu, manajer Brendan Rodgers bertekad ingin memberikan kado perpisahan yang spesial untuk sang kapten.

Menjuarai FA Cup adalah target realistis yang bisa raih The Reds untuk melepas kepergian Gerrad dari Anfield. Tak hanya itu trofi tersebut bisa menjadi kado ulang tahun yang indah bagi Gerrard karena laga final bertepatan dengan bertambahnya usia menjadi 35.

“Tentunya gelar juara akan menjadi kado indah. Tak ada kado lain yang lebih indah. Untuknya sendiri, gelar juara ini akan menjadi kado perpisahan indah buatnya,” ujar Rodgers di situs resmi klub.

“Tim ini masih sangat fokus dan kami sudah memainkan sepakbola yang bagus di lapangan yang kurang baik. Rencananya adalah mendapatkan trofi juara dan jika kami bisa melakukannya, tentunya hal itu akan sangat spesial.”

Liverpool sendiri baru saja melewati hadangan Wimbledon dengan skor 2-1 di putaran ketiga FA Cup dan selanjutnya mereka akan menantang Bolton Wanderers.

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, memberi kredit tersendiri untuk AFC Wimbledon. Meski akhirnya sukses menundukkan Wimbledon, Rodgers mengakui bahwa timnya mendapatkan perlawanan sulit.

Contohnya adalah ketika beberapa kali menghadapi sepak pojok di babak pertama. Salah satu sepak pojok tersebut kemudian berbuah menjadi gol yang dilesakkan oleh Adebayo Akinfenwa.

Rodgers mengakui, beberapa tekanan yang dilakukan Wimbledon juga tercipta karena kesalahan pemain-pemainnya sendiri. Di luar itu, permainan Wimbledon yang mengandalkan fisik juga membuat timnya terganggu.

“Pertandingan tadi sungguh berat. Selamat buat AFC Wimbledon, mereka benar-benar membuatnya jadi laga yang amat berat,” ujar Rodgers kepada BBC.

“Kami memulai pertandingan seperti yang kami inginkan, mengendalikan jalannya laga. Tapi, kami kehilangan bentuk di tengah laga. Kami kemudian memberikan mereka hadiah dengan begitu saja memberikan mereka bola.”

BACA JUGA  Man.City vs West Ham, Beradu Sihir Demi Tiga Angka

Liverpool kemudian berbenah. Meski tetap mendapatkan tekanan dari tuan rumah, Rodgers menyebut bahwa timnya bermain lebih baik di babak kedua.

“Cara mereka bermain dengan mengandalkan fisik benar-benar membuat kami tertekan. Kiriman bola ke depan yang mereka lakukan juga bagus.”

“Secara konsisten, mereka mengumpankan bola ke dalam kotak penalti kami dan tentu saja itu bisa mengancam. Dalam situasi seperti itu, kami tidak merasa nyaman.”

“Saya harus memberikan pujian kepada pemain-pemain saya, mereka menunjukkan karakter kuat. Di babak kedua, seharusnya kami bisa menciptakan dua atau tiga gol tambahan,” kata Rodgers.

Liverpool menang 2-1 berkat dua gol yang diciptakan oleh Steven Gerrard. Satu gol diciptakan sang kapten lewat sundulan, sementara yang lainnya lewat tendangan bebas.

Di babak kedua, beberapa peluang Liverpool gagal berbuah menjadi gol lantaran penyelesaian akhir yang buruk. Dua peluang, yang didapat Lazar Markovic dan Rickie Lambert lewat tendangan dari dalam kotak penalti, gagal lantaran dihalau kiper tuan rumah, James Shea. (01)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here