Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Ditargetkan Selesai 2016

2904

ilustrasi jalan toltobasatu| Pembangunan jalan Tol Medan – Binjai maupun Medan – Kualanamu – Tebingtinggi ditargetkan selesai pada tahun 2016 mendatang. Saat ini pembebasan lahan untuk kedua proyek hampir rampung sehingga pembangunan fisik diharapkan dapat segera dimulai.

“Pembangunan Jalan tol Medan-Binjai tetap berjalan sesuai rencana dimana proses pembebasan lahan hampir tuntas. Bahkan pemerintah sudah membayar Rp20,2 miliar ganti rugi 70 persen lahan yang merupakan milik PTPN II,”sebut Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho kepada wartawan, Kamis (8/1/2015).

Gubernur mengharapkan proyek fisik pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi segera dimulai sehingga tol yang dapat mengurai kemacetan di Jalinsum itu dapat selesai tahun 2016. Saat ini hampir tidak ada kendala soal pembebasan lahan yang sudah hampir rampung dan tinggal 17% lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Sumut, Arman Effendy Pohan, menjelaskan proses pelepasan lahan PTPN II itu sudah selesai dengan terbitnya surat keputusan pemegang Saham PTPN II Nomor 824/MBU/12/2014-Nomor3.00/SKPTS/07/2014 tanggal 30 Desember 2014.

Sementara, kata Pohan, 30 persen sisa lahan lagi adalah milik masyarakat dan lahan TNI Angkatan Laut. Begitupun, pemerintah juga sudah menyiapkan dana untuk proses ganti rugi lahan. Tahun ini diharapkan sudah tuntas semua. “Lahan warga TNI AL itu bukan pemukiman. Jadi, penyelesaiannya lebih mudah. Dari sisi dana tidak ada masalah,” kata Pohan.

Dengan tuntasnya pembebasan lahan itu, katanya, Pemprovsu mengharapkan PT Utama Karya selaku pemegang mandat pengerjaan proyek jalan tol trans Sumatera itu bisa segera turun ke lapangan dan mulai melakukan pekerjaan.
“Kita berharap, pekerjaannya segera ditindaklanjuti Utama Karya yang mendapat amanat Perppres 100 tahun 2014 selaku pelaksana proyek tersebut. Sesuai harapan, lahan yang sudah clear itu dikerjakan lebih dulu,” ucapnya.
Kemudian proyek jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT), katanya, juga tidak ada persoalan. Jalan tol Medan-Kualanamu, proyeknya sudah dikerjakan. Saat ini progresnya mencapai 30 persen. Pekerjaannya sendiri dilakukan perusahaan China dan Hutama Karya. Proyek yang dimulai 13 Desember 2013 ini diyakini selesai sesuai sesuai kontrak 900 hari kerja.

BACA JUGA  Jelang Imlek, Harga Bapok di Pasar Petisah Masih Stabil

Sementara untuk sesi dua, jalan tol Kualanamu-Tebingtinggi, lanjutnya, proses pembebasan lahannya sudah tuntas 83 persen. Sisanya lagi 17 persen lahan yang belum bebas di seputaran Tanjungmorawa. Sebenarnya juga tidak ada persoalan. Soalnya, selain dananya ada, proses ganti ruginya juga akan cepat tuntas karena berdasarkan UU No2 Tahun 2012 berdasarkan nilai appraisal.
Proyek jalantol Kualanamu-Tebingtinggi ini dikerjakan PT Hutama Karya dengan BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Pekerjaannya akan dilakukan Januari ini. (02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here