Narkoba Senilai Rp8 Miliar Dikendalikan Dari Lapas

775

tobasatu | Sat Narkoba Polresta Medan kembali mengamankan jaringan narkoba antar provinsi yang dikendalikan dari lapas tanjung Gusta. Kali ini, Unit Idik II, Sat Narkoba berhasil menangkap seorang bandar dan dua orang kurir dengan barangbukti 2,2Kg sabu-sabu dan 46.484 butir ekstasi.

Pelaku adalah, ZM (21) dan MR (27) keduanya warga JL Setiabudi, Pasar II, Komplek Gardenia, Kel Tanjung Sari, Kec Medan Selayang dan MH (31) Warga Jl Desa Harot, Kec Pandrah, Kab Bireun, Aceh. Dalam menjalankan aksinya, MH diketahui sebagai bandar dan juga narapidana (napi) di kelas I Lembaga Permasyarakatan, Tanjung Gusta, Medan.

Selain narkoba senilai Rp8 miliar itu, petugas juga menyita 1 unit mobil Hinda Jazz BG 1246 GA dan 1 unit mobil Chevrolet Aveo BK 1073 QE, serta 2 unit hp. Disebutkan Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat.

“Setelah kita mendapat informasi terkait peredaran narkoba, kita langsung melakukan pengembangan. Dua pelaku, ZM dan MR kita amankan di kawasan Ringroad, dari pelaku kita mnyita barang bukti satu paket sabu, dan setelah melakukan pengembangan, kita menemukan sabu seberat 2,2 kg dan ekstasi sebanyak 46.864 butir,” Jelas Kapolresta Medan, didampingi Kasat Narkoba, Kompol Dony Alexander dan Kanit Idik II, AKP Eliakim Sembiring.

Setelah diintrogasi, kedua pelaku mengaku jika barangbukti tersebut milik MH. Dari sana Polisi menciduk MH dari LP Tanjung Gusta sedang menjalani masa hukuman akibat kasus yang sama dan dijatuhi hukuman 8 tahun.

“Setelah pemeriksaan, kita menjemput MH, yang bersangkutan mengaku kalau barang itu ia dapat dari temannya SR (DPO),” tukas Nico kembali. Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Subs Pasal 132 UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (05)