Tersangka Kasus Pembunuh PRT Dikirim ke Rutan Tanjung Gusta

494

 

tobasatu | Tersangka penyiksa pembantu rumah tangga (PRT), Syamsul Arifin telah dikirim ke rumah tahanan (Rutan) Tanjung Gusta, Rabu (21/1) sore.

“Memang Syamsul Arifin bersama beberapa orang tersangka yang terlibat kasus pidana lain sudah dikirim ke Rutan Tanjung Gusta,” jelas Kasat Tahti AKP S. Nainggolan, Kamis (22/1) siang.

Menurutnya, alasan pengiriman Syamsul Arifin karena penghuni tahanan di Polresta Medan sudah melebihi kapasitas. “Kapasitas ruang tahanan 165 orang, tapi penghuninya sudah melebihi makanya sebagian dikirim ke Rutan secara bertahap,” ujar Nainggolan lagi.

Disinggung mengapa hanya SA yang dikirim ke Rutan, S. Nainggolan menjelaskan, karena pemeriksaan yang bersangkutan sudah selesai. Sedangkan empat tersangka lainnya belum selesai menjalani pemeriksaan di Reskrim Unit Judisila.

“Empat tersangka lain yang terlibat kasus pembunuhan dan penganiayaan PRT belum selesai pemeriksaannya di Reskrim. Sehingga tidak dikirim ke Rutan Tanjung Gusta,” jelas Nainggolan.

Terpisah Kasat Reskrim Kompol Wahyu Bram membenarkan pengiriman Syamsul Arifin ke Rutan. “Kemarin dikirim ke Rutan,” sebut Bram.

Ditanya kapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) SA dan empat tersangka lainnya dikirim lagi ke Jaksa, Wahyu Bram belum bisa memastikan. “Belum bisa dipastikan. Kemarin kita kembali menggelar kasusnya,” katanya. (07)

BACA JUGA  Dua PRT Loncat Dari Lantai 3 Rumah Majikan, Seorang Kritis di RSUD Pirngadi
Loading...
loading...