Mancini: Sepakbola itu Memang Kejam

646

Milan – tobasatu | Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya kala timnya kalah dari Torino karena gol di menit akhir. Hasil yang tak adil melihat dominasi Nerazzurri di laga tersebut.

Inter berusaha meraih tiga poin di awal paruh kedua musim Liga Italia, Minggu (25/1) kala mereka menghadapi Torino di Giuseppe Meazza.

Sejak awal laga mereka begitu mendominasi dan tak memberikan keesempatan Torino mengembangkan permainan. Whoscored mencatat mereka bikin 14 tembakan tapi hanya dua yang on target.

Selain karena kurang sempurnanya penyelesaian akhir para pemainnya, ketangguhan lini belakang Torino serta kesigapan kiper Daniel Padelli membuat Inter urung bikin gol.

Ketika laga tampaknya berakhir imbang tanpa gol, datanglah bencana untuk Inter di menit ke-94 alias menit akhir injury time babak kedua. Tandukan Emiliano Moretti dari sepak pojok tak mampu dihadang Samir Handanovic dan setelah itu laga tuntas.

Inter pun takluk 0-1 dari Torino dan merupakan kekalahan pertama mereka dari tim sekota Juventus itu dalam 27 tahun terakhir.

“Saya senang dengan performa tim ini, karena tim melakukan apa yang harus dilakukan, menguasai bola dengan baik hingga kotak penalti lawan, di mana akhirnya kami kehilangan bola dan tak harus berbuat apa,” ujar Mancini di Football Italia.

“Sepakbola itu memang sangat kejam dan kebobolan di detik-detik akhir itu contohnya.. sayangnya seperti itulah olahraga. Sangat kejam rasanya. Di saat bersamaan, kami lengah, jadi kami harusnya tidak boleh membiarkan mereka mendapat sepak pojok dan tidak menjaga lawan dengan baik,” sambungnya.

“Inter jelas tidak pantas meraih hasil imbang, sekalipun kalah, jadi saya harus katakan ini kejam! Kami harus lebih baik lagi di daerah sepertiga lawan dan lebih banyak bergerak untuk mencari ruang, tapi kami harus melakukannya secara terus menerus. Kami berada di jalur yang tepat,” demikian Mancini. (01)

BACA JUGA  Ibrahimovic Selangkah Lagi Gabung ke Milan