Anggota TNI Kritis Dibacoki Puluhan OTK

382

 

tobasatu, Medan | Seorang anggota TNI kritis setelah dibacoki oleh puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di Jalan Razak Baru, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (25/3/2015) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban adalah Prada Sahidil (24) bertugas di Batalyon Armed 2/105, Delitua.

Diebutkan, pristiwa pembacokan itu terjadi saat korban bersenggolan dengan salah satu pelaku ketika berada di dalam diskotik Super. Pelaku tak senang dan menegur korban.

Pertengkaran mulut terjadi, pertikaian itu sempat dilerai oleh pengunjung lain. Saat akan kembali ke messnya di Jalan Besar Delitua, korban langsung dikejar pelaku dan puluhan orang lainya dengan membawa senjata tajam.

Naas, 300 meter dari lokasi, korban berhasil dijegat pelaku. Tanpa banyak tanya, puluhan orang tadi langsung membacokinya secara membabibuta. Melihat korbannya terkapar, pelaku langsung melarikan diri.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara setelah warga yang melintas melihat dan melapor ke Polsek medan Baru. Beberapa jam dilakukan perawatan, Sahidil dibantarkan ke Rumkit Putri Hijau di Jalan Putri Hijau, Medan.

“Tadi saya hendak membuka tempel ban tiba-tiba ada orang lari sambil berteriak. Saat itu saya langsung ke sana dan melihat wajah korban penuh darah, langsung kami melapor ke polisi,” terang Agus, salah seorang saksi mata.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Medan Baru, Iptu Oscar S Setjo mengaku masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.”Kasusnya masih dalam penyelidikan, kita akan melihat rekaman CCTV guna pengejaran para pelaku,” katanya kepada wartawan.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam I/BB (Kapendam) Letkol Inf Enoh Solehuddin dikonfirmasi melalui selular, membenarkan adanya pristiwa tersebut. Menurut Enoh, peristiwa itu murni kriminal yang dilakukan oleh orang tak dikenal.

Ia mengatakan kalau kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polri dan TNI. “Ini masih dalam penyelidikan,” sebutnya.

Prada Sahidil, kata Enoh, hingga kini masih terbaring kritis di RS Putri Hijau. “Korban belum bisa ditanyai karena kondisinya masih kritis,” pungkasnya. (ts-05)

Loading...
loading...