9 Pengunjung Pantai Indosat Hanyut, 8 Ditemukan Tewas

771
foto ilustrasi/net

tobasatu, Sergai | Sembilan orang pengunjung pantai Indosat di Dusun IV, Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, hanyut dibawa ombak. Delapan ditemukan sudah tak bernyawa lagi, Minggu (17/5/2015) sekira pukul 12.00 WIB.

Sedangkan seorang korban lagi masih dalam pencarian pihak Pol Air Polres Sergai. Liburan berujung maut itu berawal dari kunjungan sembilan korban dan keluarganya ke rumah kerabat mereka di Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan.

Setelah silaturahmi, rombongan selanjutnya mengunjungi pantai Indosat yang seharusnya tidak dibuka untuk umum. Di sana asik bermain air tanpa melihat air pasang datang. Ombak besar lantas menggulung 12 orang korban ke tengah, 3 orang selamat setelah meraih sebatang kayu.

Sedangkan 8 orang ditemukan sudah tidak bernyawa berjarak
sekitar 100 meter dari bibir pantai. Selanjutnya korban tewas dibawa ke RSU Sawit Indah di Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan guna kepentingan medis.

Beberapa saat pristiwa terjadi, tim Inafis Polres Sergai melakukan olah TKP. Dikatakan warga sekitar, Nyatno (45) saat itu ia mendengar teriakan histeris dari pengunjung. “Awalnya mereka mandi-mandi. Tiba-tiba saja saya mendengar suara jeritan ada orang hanyut, warga sekitar langsung berdatangan dan melakukan pertolongan. 8 sudah ditemukan, seorang lagi belum,” ungkapnya.

Korban yang tewas dalam pristiwa kemarin, Sri Nani Utami (39) warga Sei Rotan, Tembung, Kabupaten Deli Serdang bersama dua putrinya Nazwa (9) dan Jihan (11), pasutri Supriadi (48) dan Dewi (45) warga Sido Dame, Karakatau, Medan, Naila (11) warga Martubung Medan, kakak beradik Pujia Astria (22) dan Dila (14) warga Lingk X, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Sergai, serta Anggun (11) warga Lingk X, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Sementara korban selamat, M Bhukori (10). Kapela Desa Kota Pari Abdul Khoir mengatakan, pengunjung masuk melalui pintu samping PT Indosat. “Pantai itu memang tidak dibuka untuk umum, namun banyak juga pengunjung yang berdatangan ke pantai, mungkin karena geratis,” ucapnya.

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Sergai AKBP Guntur Agung Supono Sik membenrakan peristiwa itu. “Satu orang masih dalam pencarian. Sedangkan ke delapan orang lagi sudah dibawa keluarganya,” terang Guntur. (ts-06)