Kasus Pembunuhan Diana boru Siagian Masih Ngambang di Polresta Medan

931

tobasatu, Medan | Kasus pembunuhan menimpa, Diana boru Siagian (68) yang terjadi, Selasa (9/9/2014) di kediamanya Jalan Bunga Kenanga, Lingkungan PB Selayang, Medan Selayan, belum juga menemukan titik terang. Bahkan, sembilan bulan pasca terjadinya pembunuhan, polisi baru kemarin, Kamis (21/5/2015) melakukan gelar perkara.

Pun demikian, belum diketahui kepastian kasus tersebut. Sebab Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono mengatakan masih melakukan penyelidikan tanpa merinci sejauh mana penyelidikan yang dilakukan pihaknya, bahkan Aldi pun enggan mengungkap apa kendala dalam pengungkapan kasus tersebut. “kasusnya masih dalam penyelidikan. Kita tidak bisa mengatakan apa kendala yang ada, takutnya tersangkanya lari. Untuk saksi sudah banyak kita diperiksa,” ungkap Aldi.

Disinggung apakah pihaknya sudah menemukan titik terang siapa pelaku, Aldi mengakui belum mengetahui. “Belum, kita belum mengarah siapa tersangkanya. Yang pasti kita masih melakukan penyelidikan,” terang Aldi.

Sementara itu keluarga korban, Prof Marlon Sihombing mengaku kecewa dengan kinerja pihak kepolisian yang begitu lamban. “Kasus ini sudah sembilan bulan berlalu, tapi mengapa Polisi tidak mampu juga mengungkap siapa pelakunya. Kita betul-betul kecewa, bahkan polisi malah beritanya informasi ke kita, jadi apa yang didapat polisi, benar- benar lamban,” tukas Marlon.

Kasus ini sendiri terjadi saat Kompol Aldi masih menjabat sebagai Kapolsek Sunggal Dan kini memegang tampuk kepemimpinan di Sat Reskrim Polresta Medan. Korban ditemukan tewas di dalam kediamanya dengan kondisi leher dijerat kawat Dan penuh luka tikaman. Selain itu, sertifikat rumah, perhiasan emas, Dan uang tunai Rp36 juta raip dari dalam lemari. (ts-05)

BACA JUGA  Anak Korban Pembunuhan Melapor ke Mabes Polri