Pengusaha Kripik & Hakim Kena Tipu Rp 600 Juta 

479
pelaku penipuan terhadap pengusaha kripik dan seorang hakim ditangkap (fhoto ilutrasi)

Tobasatu,Helvetia| Wajah R br T (49 ) tampak sangat pucat saat dirinya digiring ke Polsek Helvetia. Ibu rumah tangga yang tinggal di  Jl Mesjid, Kel Helvetia Timur, Kec Medan Helvetia ini ditangkap karena telah melakukan penipuan terhadap seorang hakim dan  pengusaha kripik  sebanyak Rp 600 juta.

Data yang didapat di kepolisian, Minggu (24/5/2015), aksi penipuan yang dilakukan Rosdiana terhadap  , R br S (67), Hakim Tipikor di Pengadilan Tinggi Medan dan Hj L br P (45), pengusaha kripik balado terjadi pada tahun 2013.

Kedua korban yang tinggal di Komplek Graha Widia Jl Mesjid, Kel Helvetia Timur, Kec Medan Helvetia melakukan pembeliah rumah yang mereka tempati sekarang.  “Rumah ini dulu sebelum jadi merupakan proyek pembangunan antara Wawan (Deplover) dan bekerja sama dengan si pemilik lahan yakni si pelaku. Singkat ceritanya di dalam Komplek itu rencananya mau dibangun sebanyak 8 unit rumah. Itulah kami beli 2 rumah yang sekarang masing-masing kami tempati.”

Keduanya sepakat membayar rumah tersebut sebesar Rp 600 juta dengan perjanjian surat tanah akan di pecah jadi milik masing-masing. Ternyata surat yang telah dijanjikan tersebut sudah digadaikan ke Bank BNI Jl.Pemuda, Medan.

Merasa sudah tertipu akhirnya Hj Lisa melaporkannya ke kantor polisi. Setelah melakukan penyelidikan polisi pun berhasil menangkap pelaku di dalam rumahnya tanpa ada perlawanan.

Kanit Reksrim Polsek Helvetia, AKP Hendrik Temaluru saat dikonfirmasi perihal kejadian tersebut, mengatakan mereka masih memintai keterangan terhadap pelaku. “Sebentar, masih kita mintai keterangan,” ujarnya singkat. (ts 03)