Serapan Anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Baru 22,4 Persen

958

tobasatu, Medan| Realisasi serapan APBD tahun anggaran 2015 di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara masih rendah. Hingga akhir Mei 2015, baru 22,44 persen anggaran terserap, dan sebagian besar yaitu 32,77 persen untuk belanja gaji dan tunjangan pegawai.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Zonny Waldi, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Sumut di Gedung Dewan, Rabu (3/6/2015).

Zonny menjelaskan, total anggaran Dinas Perikanan dan Kelautan tahun ini sebesar Rp60,11 miliar yang terdiri dari belanja tidak langsung senilai Rp14,85 miliar dan belanja langsung sebesar Rp45,25 miliar.

Namun hingga akhir Mei, realisasi penyerapan anggaran baru Rp13,49 miliar atau 22,44 persen. Realisasi itu sebagian besar untuk belanja tidak langsung yaitu belanja gaji dan tunjangan pegawai sebesar Rp4,86 miliar (32,77 persen) dan belanja langsung sebesar Rp8,62 miliar (19,05 persen).

Untuk belanja langsung, realisasi terbesar untuk program pengembangan perikanan tangkap sebesar Rp4,82 miliar (28,65 persen), kemudian program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian  kinerja dan keuangan sebesar Rp456,52 juta (25,24 persen).

Zonny Waldi menuturkan, rendahnya serapan anggaran tersebut dikarenakan  pada Februari terjadi pergantian eselon III sehingga dilakukan revisi SK KPA yang membutukan waktu 30 hari.

“Selain itu, saat ini kegiatan masih dalam proses lelang sehingga pada Juni atau Juli nanti, realisasi anggaran sudah sesuai dengan target yang ditetapkan,” ujarnya. (ts-02)

BACA JUGA  Eddy Sofyan Resmi Ditahan Kejagung