Debu Vulkanik Gunung Sinabung Akibatkan Iritasi Mata dan Kulit

407
Abu vulkanik Gunung Sinabung (Tobasatu.com/net)

tobasatu, Medan | Debu Vulkanik dari gunung Sinabung dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada mata dan kulit. Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan penyakit tropik daninfeksi, Dr Umar Zein SpPD KPTI mengatakan, debu vulkanik mengandung mineral dan belerang serta lainnya.

“Bila masuk ke mata dan kulit dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada mata dan kulit,” ujarnya, Kamis (4/6/2015). Untuk pengobatannya, kata Umar Zein, bisa dibersihkan dengan air mineral atau NHCl dan pada kulit bisa dicuci atau disiramkan/dibersihkan.

Ditambahkannya, untuk menghindari terjadinya iritasi, maka hindari dari debu dengan memakai masker atau kaca mata. Sementara dokter spesialis mata, dr Syaiful Bahri SpM juga mengatakan, debu vulkanik mengandung Vulkanik terutama yang dekat dengan turunnya debu tersebut.

Untuk itu, Syaiful menyarankan hindari terjadinya iritasi pada mata dengan tidak dekat sumber debu, mencuci muka dan mata dan kalau sakit agar diobati. “Pakai kaca mata terutama petugas atau relawan dengan kaca mata anti debu,” sarannya.

Menurutnya, iritasi rentan terhadap anak-anak dan orangtua, karena anak-anak tidak mengetahui cara mengatasi kalau kena debu dan menggosok matanya. “Kalau orangtuakan, dia kalau matanya kena debu akan dikedipkannya. Orangtua juga rentan kena iritasi mata karena mata kering apalagi yang penyakit Diabetes Mellitus dan Hypertensi,” jelas Syaiful.

Sementara itu, dr Irwan F Ramgkuti SpKK menerangkan, secara tidak langsung yang tidak tahan debu bisa alergi seperti gatal-gatal yang menyebabkan kelainan pada kulit. “Kelainan pada kulit karena alergi bisa terjadi pada siapa aja, dewasa dan anak-anak. Biasanya pada lipatan kulit di siku dan lutut,” jelas dokter spesialis Kulit dan Kelamin ini.

Kelainan pada kulit ini, sebutnya, bisa terjadi kalau abunya terhirup, baik pada yang alergi maupun yang tidak.
“Jadi, kalau bisa jangan langsung terbuka, pakai sarung tangan atau baju tangan panjang, topi atau payung,” saran Irwan.

BACA JUGA  Alfamart Luncurkan Program Takubi Corner untuk Korban Sinabung

Irwan mengatakan, kalau tiba-tiba tidak menyebabkan kanker kulit. Tetapi kalau lama-lama terpapar matahari dan dibiarkan lama-lama bisa menyebabkan kanker kulit. “Kalau abu biasa atau abu vulkanik kan jarang, jadi tidak langsung menyebabkan kanker,” katanya. (ts-11)

Loading...
loading...