Pemkab Karo Siap Atasi Kedatangan Pengungsi Sinabung

630
Ribuan warga yang dievakuasi ke Pendopo Bupati Karo (Tobasatu.com/Bang/Dedek)

tobasatu, Tanah Karo | Pasca dinaikkannya status Gunung Sinabung menjadi awas dan rekomendasi dari vulkanologi untuk mengevakuasi masyarakat di radius 7 km untuk sektor selatan-tenggara Gunung Sinabung. Pemkab Karo telah mengevakuasi masyarakat dari 4 lokasi tersebut.

Para pengungsi yang berjumlah 2.738 jiwa ini ditempatkan di empat posko pengungsian yaitu di posko Gedung KNPI Kabanjahe, paroki Jalan Irian Kabanjahe, Pendopo rumah dinas Bupati Karo, dan gedung serbaguna GBKP Simpang Enam Kabanjahe.

Menghadapi berbagai masalah yang akan dihadapi dengan kedatangan para pengungsi, Pemkab Karo mengadakan rapat evaluasi penanganan pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang dipimpin oleh Sekdakab Karo dr Saberina MARS di ruang rapat Kantor Bupati Karo, Kamis (4/6/2015).

Turut hadir dalam rapat evaluasi tersebut Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Karo, Perwakilan PLN, kordinator posko. Dalam rapat tersebut, Sekdakab Karo memaparkan akan ada banyak hal yang harus disiapkan paska kedatangan para pengungsi seperti anak-anak sekolah yang dalam waktu dekat ini akan meghadapi ujian kenaikan kelas sehingga anak-anak sekolah ini harus dipersiapkan seperti angkutan anak sekolah yg bersekolah jauh dari posko pengungsian.

Adapun jumlah anak sekolah dari 4 desa tersebut terdiri atas 310 pelajar SD, 165 pelajar SLTP dan 101 pelajar SLTA seserajat. Terkait dengan masalah anak sekolah, anak-anak dari Desa Guru Kinayan ditempatkan diposko KNPI Kabanjahe, yang jarak sekolahnya cukup jauh. Untuk itu warga dari Desa tersebut akan dipindahkan hari ini ke losd buah di Batukarang sehingga anak-anak pengungsi yang bersekolah di Payung akan semakin dekat jarak tempuhnya dan memudahkan anak-anak tersebut untuk bersekolah.

Pengungsi desa Guru Kinayan yang akan dipindahkan berjumlah kurang lebih 450 jiwa. Dan Kordinator posko losd buah Batu Karang menyatakan sudah siap menanti kedatangan para pengungsi.

BACA JUGA  Alfamart Luncurkan Program Takubi Corner untuk Korban Sinabung

Mengatasi masalah logistik, Sekda meminta kepada setiap SKPD terkait agar memastikan stok logistik tetap terpenuhi dan harus didistribusikan tepat waktu. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi sehingga para pengungsi merasa aman dan terpenuhi kebutuhannya. Demikian juga dengan pos-pos kesehatan disetiap posko juga diaktifkan oleh Dinas Kesehatan.

Asisten Pemerintahan Pemkab Karo Drs Suang Karo-karo meminta kepada PLN agar membantu Pemkab Karo dalam pemasangan listrik untuk posko-posko pengungsian dan setiap SKPD agar dilibatkan dalam penanganan pengungsi, bukan hanya menyerahkan kepada kordinator posko.

“Setiap kepala SKPD yang ditugaskan harus bertanggungjawab, jangan seperti penanganan pada tahun-tahun sebelumnya yang sudah ditentukan tugasnya tetapi tidak melaksanakan tugasnya di posko-posko pengungsian dan hanya melempar tanggung jawab kepada BPBD Kabupaten Karo seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas PU dan Dinas Peternakan,” ungkap Suang.

Dilanjutkannya. “BPBD sudah memiliki banyak tugas dan mereka juga harus dibantu. Demikian juga dengan BPBD Karo agar memberi keleluasan kepada SKPD yang sudah ditentukan dan saling membantu. Jangan karena sudah diberi bantuan, BPBD malah melempar tanggung jawab dan lepas tangan. Semua harus bekerja sama dengan belajar dari pengalaman penanganan Sinabung pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya mengahiri. (ts-10)

Loading...
loading...