Pendataan Keluarga BKKBN Sumut Diperpanjang

258

tobasatu, Medan | Pendataan Keluarga (PK) 2015 seyogiayanya yang dimulai pada 1 Mei ditargetkan selesai 31 Mei. Namun, hingga selesainya batas waktu tersebut, pendataan keluarga belum juga selesai dilaksanakan.

Keterlambatan itu, kata Kabid Advokasi Penggerakan dan Informasi (Adpin) Perwakilan BKKBN Sumatera Utara (Sumut) Drs Datang Sembring MPHR, dikarenakan belum selesainya pembuatan formulir untuk pendataan keluarga yang dibuat oleh rekanan.

“Formulir pendataan oleh rekanan belum selesai. Keterlambatan pencetakan formulr ini oleh pihak ke tiga. Harusnya, 15 Mei sudah selesai kontraknya. Secara aturan atau hukum, ditegur. Kita sudah membuat surat teguran,” ungkap Datang, Rabu (3/6/2015).

Dijelaskannya, dari 2,1 juta jumlah yang didata hingga per 31 Mei, untuk semua kabupaten/kota, dari laporan Posko baru 31 ribu yang sudah selesai dari 3,7 juta Kepala Keluarga keluarga dan kader tidak bisa update data per hari.

“Formulir untuk 2,1 juta itu, baru kemarin siapnya dan sudah di distribusikan oleh pemenang tender ke kabupaten/kota. Kader juga sudah menanyakan formulirnya,” ujarnya.

Sedangkan untuk Nias Kepulauan, Sibolga, Deli Serdang dan Medan, sebut Datang,sudah didistribusikan. Untuk Deli Serdang, ada sekitar 471 ribu formulir dan Medan 507 ribu formulir yang sudah didistribusikan dan 1 formulir untuk 1 keluarga. Sedangkan pihaknya, hanya melakukan monitoring dan mendorong kalau pendataan sudah sampai dilapangan. “Upaya kita melakukan monitoring ke lapangan,” imbuhnya.

Untuk alur pendistribusian formulir itu, jelasnya lagi, pemenang tender mengirimkannya ke setiap Kabupaten/Kota. Darisitu, diberikan kepada kader lalu ke Penyuluh Lapangan KB. Setelah itu baru ke kabupaten/kota baru dikirim ke Perwakilan BKKBN Sumut. “Baru dilakukan scaning oleh pihak ke tiga dan hasilnya kita laporkan ke Gubernur dan ke Pusat,” terang Datang.

BACA JUGA  Program KB di Sumut Tekan Angka Kelahiran 2,4 Persen pada Tahun 2018

Karenanya, ia meminta kepada yang belum di data untuk sabar sebab ini diluar perkiraan dan perencanaan. Walaupun pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan memberikan pelatihan kepada petugas pendata. “Bagi yang sudah menerima formulir untuk segera menuntaskan pendataan seperti Medan dan Deli Serdang, masyarakat juga diminta untuk proaktif,” tukasnya.

Sebelumnya disebutkan, pendataan Keluarga (PK) di Sumatera Utara (Sumut) dimulai pada awal Mei kemarin. 3,7 juta Kepala Keluarga di Sumut akan dilakukan pendataan .Untuk menyukseskan proses pendataan itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut menggelontorkan dana sebesar Rp 30 Milliar dari Rp 93 Milliar total anggaran untuk pelaksanaan program tahun ini. (ts-11)

Loading...
loading...