Pranca Rubuh, 10 Pekerja Komplek CBD Polonia Ditimpa Cor Semen

409
Bangunan CBD Polonia yang runtuh

tobasatu, Medan | Sedikitnya 10 orang pekerja tertimpa coran semen dalam pembangunan vihara di Jalan Padang Golf/Avroz komplek CBD Polonia. Akibatnya, ke sepuluh korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit guna perawatan intensif, Kamis (4/6/2015) siang.

Menurut keterangan Supriadi (30) warga Batangkuis, Deliserdang dan rekannya Muchtar (32), sebelum bangunan vihara rubuh, belasan pekerja tengah melakukan pengecoran. Diduga karena penopang bangunan rapuh, bagian samping kiri bangunan tiba-tiba saja amblas ke lantai satu. Sontak, para pekerja pun terjatuh dari lantai empat dan lantai tiga.

“Kejadiannya begitu cepat dan tiba-tiba aja bang. Saat itu, kami sedang bekerja di lantai empat. Dimana, sebagian pekerja tengah menuangkan coran semen. Awalnya enggak ada apa-apa. Begitu tembakan ke lima, barulah bangunanya rubuh. Saya pun sempat ikut terjatuh,” kata Supriadi dengan wajah penuh lumpur.

 

Pasca kejadian, puluhan pekerja yang selamat diminta turun dari atas bangunan. Mereka kemudian dikumpulkan di bangunan lain yang berada tak jauh dari Food Festival CBD 2. Sementara para pekerja yang mengalami luka-luka oleh pihak proyek langsung mengevakuasi ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan. Para pekerja dibawa dengan menggunakan mobil pribadi.

Toni, selaku pengawas proyek, ketika dikonfirmasi puluhan awak media mengaku kejadian ini terjadi secara tiba-tiba. “Pristiwa itu terjadi tiba-tiba, saat itu semuanya sedang bekerja seperti biasanya. Mungkin salah satu kayu peranca patah atau gimana. Jadi tertarik bangunannya,” ungkap Toni dan mengaku kalau insiden ini murni kecelakaan kerja.

Sambung Toni, ada 10 orang pekerja yang sempat tertimpa bangunan. “Semua sudah kita bawa ke rumah sakit. Kita pun tidak mengharapkan insiden ini. Yang jelas, kami akan bertanggung jawab penuh untuk membiayai semua perobatan para pekerja,” katanya.

BACA JUGA  DPRD Medan Desak Pemko Medan Bongkar Rata Vihara di CBD Polonia

Lima dari 10 orang yang selamat masing-masing Sukimin (40) warga Paret Kaca, Sukoco, Desa Secanggang, Stabat, Kabupaten Langkat, Saiman (50) warga Jalan Pasar III, Secanggang, Stabat, Kabupaten Langkat, Yeni (25) warga Jalan Yong Pana Hijau, Belawan, Andi Wahyudi (35) warga asal Stabat, Kabupaten Langkat, serta Eko Sulistiono (38) warga Tanjung Beringin.

Terpisah, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Medan Baru, Kompol Rony Nicholas Sidabutar mengaku penanganan kasus ini diambil alih oleh Sat Reskrim Polresta Medan. “Informasi kita terima ada 7 orang korban. Untuk penanganan selanjutnya, kasus ini diambil alih oleh Sat Reskrim Polresta Medan,” kata Rony. (ts-05)

Loading...
loading...