Bocah SD Tenggelam di Sungai Denai

849
foto ilustrasi/net

tobasatu, Medan | Kris Mesi (7), bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD), tenggelam setelah bermain-main di aliran Sungai Denai Jalan Pelikan, Perumnas Mandala. Proses pencarian terus dilakukan oleh tim dari Basarnas Medan.

Korban dikabarkan tenggelam, Selasa (9/6/2015) pukul 13.00 WIB. Saat itu korban sedang bermain bersama kakaknya, Leli (12). Korban tiba-tiba masuk ke sungai dan terseret arus.

Kakak korban yang masih duduk di bangku kelas 3 SD itu berteriak meminta tolong setelah melihat korban terjatuh. Mendengar teriakan itu, warga sekitar pun berdatangan ke lokasi. Kondisi air yang deras membuat warga tidak ada yang berani menyelami sungai.
Warga memberitahukan kejadian itu ke orang tua korban.

Tahu kabar anak kedua dari empat bersaudara itu hanyut, Boru Purba (35) ibu korban bergegas ke lokasi. Diungkapkan paman korban, pihak keluarga sudah melaporkan tenggelamnya Kris ke pihak kepolisian.

“Begitu mendapat kabar, mamaknya sudah melapor ke Polsek Percut Sei Tuan, mereka juga udah datang kemari tapi belum ada pencarian yang dilakukan. Kita juga sudah panggil paranormal,” sebutnya.
Warga sekitar menjelaskan, aliran sungai tersebut kerap menelan korban khususnya anak-anak.

“Kalau di sini memang sering orang hanyut. Karena anak-anak di sini sering mandi-mandi walau pun arusnya deras,” katanya. Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Percut Sei Tuan Kompol Rudi Silain mengatakan sudah menerima laporan dan sudan menghubungi Tim SAR untuk mencari korban. (ts-06)

BACA JUGA  Tergelincir Saat Ambil Barang Bekas, Warga Helvetia Tewas Terseret Arus Sungai Deli