Disekap dan Disiksa, Wanita Tuna Wicara Terdampar di Tanah Karo

1010
Dua wanita tuna wicara saat berada di Polres Tanah Karo. (Tobasatu.com/Bang/Dedek)

tobasatu, Tanah Karo | Dua orang wanita berumur sekitar 30-an, ditemukan warga seperti orang kebingungan di terminal atas Kabanjahe dengan membawa sejumlah tas berisikan pakaian, Jumat (12/6/2015) pukul 20.00 WIB.

Keduanya merupakan wanita tuna wicara (bisu). Akibatnya, warga yang menemukan pun tak begitu paham dari mana keduanya berasal. Beruntung mobil patroli Polres Karo yang sedang melakukan patroli dihadang warga dan melaporkan kedua wanita tersebut kepada petugas. Petugas pun membawanya ke Polres Tanah Karo.

Dengan gerak tangan serta mulut mereka, keduanya mengatakan kalau mereka adalah pembantu rumah tangga. Mereka juga menjelaskan kalau uang beserta perhiasan mereka telah diambil orang, bahkan keduanya mendapat sikaan. Mulut dilakban, kaki dan tangan diikat serta mereka juga ditampari hingga dinaikkan ke mobil bus sehingga sampai di terminal kabanjahe.

Ketika ditanya dari mana mereka berasal, mereka tidak mengetahui nama kotanya, ketika ditanya namanya, salah seorang wanita tuna wicara tersebut menulis kalau namanya adalah Iin Hasanah, namun temannya tidak tahu menulis. Mereka juga mengaku kalau mereka adalah teman.

Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Polres Karo AKP Kandar menerangkan, pihaknya mengamankan kedua wanita tersebut, ketika pihaknya melakukan patroli dan salah seorang warga melaporkan kalau kedua wanita tersebut terlantar. “Kedua wanita ini tuna wicara, kita belum mengetahui asal mereka dari mana, karena tidak memiliki identitas, dari barang bawaan yang mereka bawa, kita menduga kalau mereka berenca mudik, karena sebentar lagi kan mau puasa,” ujar Kandar.

Sebut Kandar, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Pemkab Karo guna mencari solusi agar kedua wanita tersebut tidak terlantar. Keduanya sempat dibawa ke Yayasan Kesejahteraan Penyandang Cacat (YKPC) GBKP Alpha Omega Kabanjahe. Namun kedua wanita tersebut menolak, karena ia mengaku kalau mereka beragama muslim.

“Karena mereka menolak untuk sementara dititip di yayasan tersebut, jadi kita tadi sudah mencoba menghubungi yayasan penyadang cacat yang berada di Siantar. Senin (15/6/2015) ini lah kepastian dari mereka, apakah masih bisa kedua wanita ini dititip diyayasan tersebut,” ujar Usaha Purba selaku Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Karo ketika ditemui di Mapolres Karo.

Polres Tanah Karo dan Dinas Sosial Kabupaten Karo, menghimbau kepada seluruh warga yang mengenal atau keluarga dari kedua wanita tuna wicara tersebut dapat menghubungi ke AKP Kandar, Hp: 08139739444 dan Usaha Barus Hp: 08137004321 atau langsung datang ke Polres Tanah Karo, Jalan Vetran Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut). (ts-10)