Pelaku Pembacokan Wartawan Belum Terungkap

1094
Ilustrasi

tobasatu, Medan| Polres Binjai belum menemukan jejak 2 sosok pelaku pembacok Bambang Suhandoko (32), wartawan harian terbitan Medan, yang ditemukan terkapar di Jalan Kartini, Binjai Sabtu (4/7) malam. Bambang sebelumnya telah membuat laporan pengaduan bernomor STPL/249/VII/2015/SPKT-II tertanggal 4 Juli 2015.

Informasi diperoleh tobasatu.com, Senin (6/7/2015), pembacokan terhadap Bambang itu dilatarbelakangi pemberitaan terhadap salah satu oknum berinisial AO, yang diduga merupakan seorang mafia pupuk oplosan. AO sendiri kini merupakan salah satu buronan Mabes Polri.

Atas tragedi kekerasan yang kembali terulang itu, belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Binjai AKBP Mulya Hakim Solichin. “Lagi kita dalami,” singkat Kanit I Satreskrim Bidang Pidana Umum Polres Binjai Iptu (Pol) Rudi Lapian, Minggu (5/7).

Ditanya soal latar pembacokan, Rudi tak berani menyebut peristiwa itu berlatar gencarnya pemberitaan terhadap pencarian AO yang ditulis Bambang.

Petaka 2 hari lalu ditengarai berlatar tak jauh beda seperti nahas Bambang di Sabtu sore 21 Juli, 3 tahun lalu. 2012 itu, sekawanan preman menculiknya seusai melaksanakan shalat Ashar di Masjid Agung, Binjai. Dari situ, dia lalu disekap di gudang pupuk oplosan milik AO, Jl Soekarno Hatta Km 18, Binjai.

Saat itu, Bambang memang gencar memberitakan aksi sindikat Narkoba di kota rambutan. Karya jurnalistiknya lalu mengusik genk AO yang juga berstatus ketua sebuah OKP di Binjai. AO dikenal punya koneksi kuat ke sejumlah perwira Polri di Polres Binjai dan Poldasu. (ts)

BACA JUGA  Kasihannya, Usai Mengaji Bocah 11 Tahun Tewas Disambar Petir