Pengungsi Bencana Gunung Sinabung Krisis Air Bersih

361
tobasatu.com

tobasatu, Tanah Karo | Derita yang dialami pengungsi korban erupsi gunung Sinabung tak ada habisnya. Kali ini pengungsi harus kekurangan air bersih untuk dikonsumsi. Melihat penderitaan itu, pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karo, membarikan bantuan berupa air bersih, Senin (6/7/2015).

Meskipun belum genap satu bulan sejak dilantik, berbagai cara dan upaya membantu ribuan pengungsi tetap dilakukan, seperti membagi-bagikan ribuan masker dan obat-obatan di sejumlah posko pengungsi dan di seputaran kota Berastagi.

“Dampak dari erupsi Sinabung yang marathon sejak tahun 2010 membutuhkan kepedulian total semua pihak, tidak hanya pemerintah saja tapi seluruh elemen masyarakat diharapkan uluran tangannya membantu sesama yang sangat membutuhkan perhatian dari kita,” tutur Ketua PMI Kabupaten Karo, dr Jasura Pinem saat melepas mobil tangki air PMI.

Jasura yang mantan Dirut RSU Kabanjahe didampingi Wakil Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Donor Darah, dr Hartawati Br Tarigan, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Perikuten Ginting S Kep Ners, Wakil Ketua Bidang Pengembangan PMR dan Relawan, Farida Ariani Br Pelawi Amk SPd MM Kons, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Citra dan Hubungan Antar Lembaga, Robert Tarigan SH serta Wakil Ketua Bidang Penggalangan Dana, Sarana dan Prasarana Agnes Hiasenta Br Tarigan SKM, Sekretaris Bastian Rinaldo Bangun SH, Bendahara Siang Br Tarigan SPd SKM Mkes mengharapkan, bantuan mobil tangki PMI Karo bisa membantu warga disejumlah posko pengungsi maupun sejumlah desa di Kecamatan Payung yang dilanda krisis air bersih.

“Curah hujan yang sangat minim sejak bulan Juni hingga sekarang mengakibatkan mata air tidak lagi berfungsi dengan baik. Warga Desa Batukarang, Payung, Rimokayu di Kecamatan Payung sudah dua bulan lebih mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Apalagi di Jambur Lau Buah Desa Batukarang ada sekitar 1000 jiwa lebih pengungsi dari desa Gurukinayan, jadi kita bantu dengan menurunkan mobil tangki milik PMI,” ujar Jasura.

BACA JUGA  Desa di Karo ‘Raib’ Tertimbun Material Sinabung

PMI Kabupaten Karo mengirim armada truk tangki air untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat desa Payung dan Batukarang. Masyarakat desa Payung dan Batukarang selain kesulitan mendapatkan air bersih, mereka juga kekurangan beras sebagai makanan pokok, akibat dari erupsi Gunung Sinabung yang berkepanjangan, masyarakat tidak dapat lagi bercocok tanam, padahal pencaharian utama penduduk desa adalah bertani.

Terpisah, Kepala Desa Batukarang Kecamatan Payung, Roin Andreas Bangun mengaku sudah dua bulan lebih sejumlah desa di Kecamatan Payung kesulitan mendapatkan air bersih. Penderitaan warga desa Batukarang semakin berat dengan sulitnya mendapatkan air bersih. Dampak erupsi Sinabung mengakibatkan banyak tanaman pertanian warga gagal panen sekarang diperparah lagi dengan krisis air bersih.

“Pemkab Karo supaya membangun sumur bor sekitar 6 titik di desa mereka, ribuan warga desa itu ditambah seribuan warga desa Gurukinayan yang mengungsi ke desa Batukarang saat ini dihantui persaan cemas mengingat sulitnya mendapatkan air bersih. Dampak erupsi Sinabung saja sudah sangat berat, melumpuhkan perekonomian warga, sekarang diperparah lagi dengan krisis air bersih,” ujarnya (ts-10)

Loading...
loading...