Gunung Raung dan Sinabung Terus Aktif

736
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo saat ini terus aktif. (foto ist)

tobasatu, Jakarta  | Gunung Raung yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember, Provinsi Jawa Timur terus meletus. Sejak dinaikkan status Siaga (level III) pada 29 Juni 2015 pukul 09.00 WIB hingga saat ini Gunung Raung terus meletus.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (11/7/2015) melaporkan, pada Sabtu (11/7/2015)  tampak asap vulkanik kelabu sedang-tebal, tinggi asap 400-500 meter tertiup angin ke Selatan-Barat Daya-Timur. Angin pada lapisan 10 meter di bawah permukaan arahnya ke tenggara. Sedangkan angin lapisan atas pada 5 km di 17 ribu kaki anginnya mengarah dari barat laut dan utara menuju ke tenggara dan selatan. Secara seismik tremor vulkanik menerus.

Terdengar suara gemuruh lemah hingga keras dan terlihat sinar api di puncak kawah. Hujan abu hitam jatuh di sekitar Pos Pengamatan G. Raung  yang berjarak 14 km arah tenggara dari gunung. Status tetap Siaga dan radius di dalam 3 km tidak boleh ada aktivitas masyarakat.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, terjadi hujan abu tipis di Kecamatan Songgon, Sempu, Kalibaru, Rogojampi, Licin, Kalipuro, Wongsorejo, Glenmore Kab. Banyuwangi.

“Ribuan masker telah dibagikan kepada masyarakat. Hingga saat ini masyarakat belum perlu mengungsi. Kondisi masyarakat normal. BPBD Kab. Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo sudah menyiapkan upaya kesiapsiagaan dan antisipasi jika terjadi kenaikan aktivitas Gunung Raung,”sebut Sutopo.

Sementara itu, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumut masih sangat aktif. Hingga Sabtu (11/7/2015)  siang tercatat 45 gempa guguran,tremor menerus, dan pertumbuhan kubah lava masih tinggi. Status Awas (level IV). Radius 7 km di sektor Tenggara-Selatan dan 6 km di sektor timur dari puncak kawah harus dikosongkan.

BACA JUGA  Gunung Sinabung Meletus, Semburkan Material Hingga 4 Km

Pengungsi saat ini sejumlah 10.644 jiwa (3.149 KK) dari 11 desa yang berada di 10 pos pengungsian. Selain itu juga ada 6.179 jiwa (2.053 KK) dari 7 desa berada di hunian sementara sambil menunggu relokasi. Bupati Karo telah memperpanjang Status Tanggap Darurat tanggal 7 Juli 2015 hingga 10 Agustus 2015.

“Erupsi Gunung Raung dan Gunung Sinabung belum dapat diprediksi kapan akan berakhir,” ujar Sutopo. (ts-02)