Tebing Air Terjun Sedudo Longsor, 3 Tewas dan 12 Luka-Luka

1349
Ilustrasi Air Terjun Sedudo di Nganjuk, Jawa Timur. (ist)

tobasatu, Nganjuk | Tebing air terjun Sedudo di kawasan wisata di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur longsor pada Selasa (22/7/2015) pukul 16.00 wib.

Informasi diperoleh tobasatu.com dari Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Selasa malam, tebing yang longsor tersebut tidak ada kaitan dengan faktor cuaca seperti hujan atau angin.

“Tebing longsor di ketinggian 105 meter disebabkan oleh pohon kering yang tumbang disertai dengan batu dan material longsor menjatuhi wisatawan yang sedang berenang di air terjun. Kejadian berlangsung tiba-tiba. Akibatnya 3 orang tewas,  5 orang luka berat dan 7 orang luka ringan,” sebut Sutopo.

BPBD Kabupaten Ngajuk dan Polres Nganjuk bersama masyarakat dan petugas lain, kata Sutopo, melakukan pertolongan. Pukul 16 30 WIB korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Nganjuk.

Dikatakan Sutopo, korban tewas dalam insiden ini diantaranya Subkhan Anang Mashuro (35) warga Jln. Joporo 10 No.36 Surabaya; Sofyan Sahuri (26) warga Jl. Kapas Jaya Surabaya; dan Hendra Pramono setyawan (12) warga Jl Diponegoro II Karangwaru Tulungagung.

Sementara korban luka dirawat di RSUD Kabupaten Nganjuk diantaranya Marita (36) warga Jl Semarang Gg Kuburan No 2 Surabaya mengalami luka robek tangan kiri; Sita Magforotin (42) pegawai swasta, Almat sda, luka robek pelipis kiri; Aris (30) pegawai swasta alamat Jl Sriwijaya 3 B Kediri, luka robek pelipis kanan dan dahi; Bagus Dwi Ratna (30) warga Semare Kec. Berbek Nganjuk mengalami luka punggung robek.

Selanjutnya Ragil Sanjaya (25) warga Ds Banjarsari Wetan Rt 8 Rw 2 Kecamatan Dagangan Madiun; Rambat (21) swasta, warga Dusun Bantengan Desa Semare Kec. Berbek mengalami luka lecet kepala dan punggung; M. Hasyim (28) pegawai swasta warga Dusun Bantengan Desa Semare Berbek Nganjuk mengalami luka kepala robek, tangan kiri lecet; Rifai Rahmat (31) pekerjaan swasta warga Dusun Bantengan Desa Semare Berbek mengalami luka kepala belakang robek, tangan kiri lecet.

BACA JUGA  Gempa 5,6 SR Guncang Yogyakarta

Sementara korban yang dirawat di RS Bhayangkara Nganjuk diantaranya Subhi (36) warga Dusun Patuhjajar Desa Margopatut Sawahan Nganjuk mengalami luka bengkak kepala belakang, bengkak punggung. “Sementara 3 orang dirawat di puskemas dan mantri kesehatan. Pendataan masih dilakukan,” jelas Sutopo. (ts-02)