Gatot Dampingi Istri Muda Penuhi Panggilan KPK Senin Depan

515
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evy Susanti, resmi ditahan KPK, Senin (3/8/2015). (foto: tobasatu.com)

tobasatu, Jakarta |Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho kembali mangkir saat dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (24/7) kemarin.

Informasi diperoleh tobasatu.com, Sabtu (25/7/2015), Gatot ternyata memilih untuk mendampingi istri mudanya, Evy Susanti untuk diperiksa KPK pada Senin (27/7/2015) nanti.

“Surat yang diserahkan tadi adalah meminta kepada penyidik untuk dapat menunda pemeriksaan karena hari ini ada kegiatan keluarga. Jadi keduanya berharap dijadwalkan ulang hari Senin,” kata Kepala Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, pada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat.

Priharsa mengatakan, surat yang diserahkan penasihat hukum Gatot, Razman Arif Nasution, ditembuskan pada Ketua KPK dan Plt. Direktur Penyidikan KPK. Dan surat telah disetujui penyidik.

“Penyidik memenuhi. Jadi pemeriksaan akan ditunda hari Senin,” pungkas dia.

Tak hanya menyampaikan lewat surat, Priharsa mengaku, Gatot juga sudah menelepon secara langsung untuk meminta penundaan pemeriksaan. “Tadi Gatot menelepon langsung penyidik untuk menyampaikan hal yang sama,” beber Priharsa.

Sebelumnya, pada Jumat keduanya dijadwalkan diperiksa untuk tersangka suap hakim PTUN Medan, M. Yagari Bhastara alias Gerry. Evy Susanti sudah lebih dulu mengatakan tak akan datang dan meminta penjadwalan ulang.

Sementara Gatot sejak pagi tak jelas. Pengacara Gatot, Razman Arif, sempat mengantarkan surat pada Jumat pagi tapi diam seribu bahasa terkait isi surat itu.

Kasus suap yang melibatkan 3 hakim PTUN Medan berawal saat Kejati Sumut mengusut dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS), dana bantuan daerah bawahan (BDB) dan dana bantuan sosial (Bansos) di Pemprovsu pada 2012-2013. Saat kasus akan ditingkat ke penyidikan dan penetapan tersangka, Pemprov Sumut menggugat kewenangan Kejati Sumut ke PTUN Medan. Dalam persidangan PTUN Medan memenangkan gugatan Pemprov Sumut.

BACA JUGA  Gatot Mengaku Letih 12 Jam Diperiksa KPK

KPK mengendus ada aroma suap dalam penyelesaian kasus ini, buntutnya dalam OTT yang dilakukan KPK hari Kamis kemarin, KPK menangkap 5 orang yang diduga terlibat suap. salah satu dari 5 orang yang ditangkap KPK adalah M Yagari Bhastara alias Gerry. Gerry diduga sebagai pemberi suap, sedangkan Tripeni, Amir, Dermawan, dan Syamsir ditengarai sebagai penerima suap. (ts/mtv)

 

Loading...
loading...