Bola Basket Lebih Dari Sekedar Permainan Bagi AKP Alexander

596
tobasatu, Medan | Dengan senyum ramah, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Medan Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Alexander Piliang SH mempersilahkan tobasatu.com untuk memasuki ruangannya. Sejumlah foto olahraga pun tampak terpajang di dinding ruang perwira itu.
 
Ia pun mulai bercerita tentang kecintaanya terhadap olahraga. Basket, merupakan salah satu hobi Alex dari sekian banyak olahraga yang digelutinya saat ini. Olahraga bola keranjang itu sudah digemarinya sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan sejumlah prestasi sudah ditorehkan saat mengikuti kejuaraan Basket se-Kodya Bukit Tinggi.
 
“Basket sudah saya geluti sejak saya masih sekolah. Dan olahraga ini merupakan olah raga yang mebutuhkan kerja keras untuk mebuahkan hasil yang besar secara individual maupun secara team. Artinya, kerjasama yang solid mampu menghasilkan keberhasilan yang baik pula,” ujarnya, Senin (3/8/2015).
 
Katanya kembali, olahraga ini mengajarkan dirinya untuk tetap berkreasi tanpa rasa takut akan melakukan kesalahan, tetapi tetap sopan dan sesuai aturan. “Maka tim merupakan pemainnya. Hal itu sesuai dengan profesi saya sebagai seorang anggota Polri. Jika tidak ada tim yang solid, maka semua pekerjaan tidak akan dapat diselesaikan secara maksimal,” katanya.
 
Namun, basket sempat ditinggalkannya. Sejak masuk menjadi anggota Polri pada tahun 1991, Alex tak lagi berkecimpung dalam dunia basket. Olahraga itu mulai tertinggal dengan satu alasan. Begitupun, ia tidak langsung melupakan olahraga, sepakbola pun menjadi pelampiasannya. Sama halnya dengan basekt, pria ini tetap fokus dengan kegiatan barunya. Bahkan ia pernah bertanding ke negeri jiran Malaysia untuk satu pertandingan sepakbola.
 
Selain itu, olahraga Xtrim seperti ngetrail pun menjadi salah satu hobi utama mantan Kanit Ranmor Polresta Medan ini. “Trail atau trabas saya geluti sudah lama, saat itu saya dan rekan-rekan sehobi sering keluar masuk hutan.
 
Berawal dari tahun 1997 saat terbentuknya satu wadah yang di dalamnya orang sehobi dengan saya, dan sejumlah events nasional sudah saya ikuti,” kata pria yang piawai melakukan standing dalam menunggangi trail ini.
 
Meski sudah melanglang buana dengan olahraga lain, basket tetap melekat di hatinya. Tahun 2014 silam, Alex kembali menggeluti basket. Motifasi untuk kembali bermain basket datang dari kedua anaknya, Gilang dan Lala. “Ternyata kedua anak saya juga hobi dengan olahraga basket. Jadi saat itu saya mengupload foto-foto juara anak saya, dari situ ada teman yang kembali mengajak saya untuk bermain basket,” tuturnya, sembari mengatakan sudah enam bulan belakangan kembali aktif di dunia basket.
 
Baginya, basket memberikan satu filosofi yang tersendiri. “Bagi saya basket memiliki filosofi tersendiri. Dari itu saya tidak dapat meninggalkan olahraga ini, dalam basket sistem bertahan (defense) dan serangan (offense) yang baik merupakan kunci untuk meraih kemenangan dan itu harus didasari dengan tim yang baik. Tidak ada tim yang sempurna, yang ada adalah meminimalkan kelemahan dalam suatu tim tersebut,” katanya.
 
Disinggung soal mengatur waktu antara hobi dan tugas yang padat, Alex mengaku tidak pernah kesulitan membagi tugas sebagai polisi dengan hobi yang digelutinya.”Sama sekali tidak mengusik pekerjaan saya, saat kegiatan di kantor tidak padat, maka saya akan meluangkan waktu untuk bermain basket, sepak bola, dan ngetrail. Tetapi saya tetap mengdepankan tugas,” tegasnya. (ts-05) 
 
Loading...
loading...