Bawang Merah Impor Ilegal Banjiri Sumut

688
Ilustrasi bawang merah illegal (ist)

tobasatu, Medan|Bawang merah impor illegal yang masuk ke Sumut tanpa melalui pemeriksaan (selundupan) saat ini banjir di pasaran.

“Banyak sekali beredar di pasar-pasar, di pinggir jalan bawang merah impor ilegal,” kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Belawan, Agus Sunanto di sela kunjungan mendadak Ombudsman RI di Kantornya, di Kawasan Pelabuhan Belawan, Rabu (5/8).

Adapun Ombudsman RI yang hadir, antara lain Anggota Muhammad Khoirul Anwar, Asisten merangkap Tim Investigasi Sistemik Pelabuhan, Saputra Malik dan Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut Drs Abyadi Siregar. Kepala BBKP turut didampingi sejumlah kepala bidang.

Menurut Agus, bawang impor yang diperbolehkan masuk Sumut hanyalah bawang bombay. Namun pihaknya tidak dapat mengelakkan masuknya bawang merah impor itu menyusul banyaknya pintu masuk.

“Setidaknya ada 10 titik di sepanjang pantai di Sumut yang menjadi pintu masuknya bawang merah impor, seperti dari Tanjung Balai dan Tangkahan,” sebutnya.

Ditanya angka pasti volume bawang merah impor ilegal yang masuk ke Sumut, BBKP kata Agus tidak memiliki data. Namun dari kerap ditangkapnya kapal pembawa bawang itu, disimpulkan bahwa bawang merah impor ilegal itu telah membanjiri Sumut.

Selain di titik-titik pintu masuk tersebut, penangkapan bawang merah impor ilegal itu juga di pinggir-pinggir jalan atau hasil razia, dimana sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab turut memback-up peredarannya.

Kalau melalui Pelabuhan Belawan, kata Agus, pihaknya memastikan bahwa itu (bawang merah impor ilegal-red) tidak ada yang masuk, sebab tidak ada izin yang memperbolehkan bawang merah impor masuk ke Sumut hingga saat ini.

“Justru kita dengan koordinasi dari TNI Angkatan Laut, Otoritas Pelabuhan dan Bea Cukai yang berinisiatif menangkap bawang merah impor ilegal. Hasilnya belum lama ini ada 400 ton bawang merah impor ilegal yang kami musnahkan,” katanya.

BACA JUGA  Forum Kaper Ombudsman RI Dideklarasikan

Menanggapi terlanjur masuknya bawang merah impor ilegal itu, menurut Agus agar masyarakat hati-hati memilih bawang merah untuk dikonsumsi. Sebab bawang merah impor ilegal itu tidak tertutup kemungkinan mengandung virus atau zat berbahaya.

Anggota Ombudsman RI, Muhammad Khairul Anwar mengatakan, informasi masuknya bawang merah impor ilegal itu akan disampaikan kepada kementerian atau lembaga terkait agar memperkuat pengawasan dan pencegahan. (ts-02)

Loading...
loading...