Pembunuh Satpam Villa Intan Dibekuk di Deli Serdang

964
BS (21), salah seorang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Satpam Villa Inta di Kabupaten Karo. (tobastu.com)

tobasatu, Karo | Setelah sempat lima belas bulan lamanya menjadi buronan aparat kepolisian, pelarian BS (21) warga Desa Sempajaya Kec Berastagi kandas di tangan petugas Satreskrim Polres Karo yang memburunya.

Salah seorang pelaku yang menghabisi nyawa korban Satria Manurung alias Penjal (25) yang bekerja sebagai Satpam Villa Intan ini, dibekuk petugas di kawasan Desa Namo Pinang Sibiru-biru Deli Serdang pada Sabtu (8/8/2015) sekira pukul 20.00 wib ketika hendak membeli nasi.

Keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, tertangkapnya BS yang menyandang status buron, terkait peristiwa pembunuhan yang menimpa korban Satria Manurung, petugas Satpam di Villa Intan Lau Gendek pada Sabtu (24/5/2014) lalu itu, ditangkap petugas saat dia sedang menuju kesalah satu warung nasi di Desa Namo Pinang Sibiru-biru sekira pada pukul 20.00 wib.

Informasi yang diperoleh, bahwa petugas yang sebelumnya telah mengendap selama kurang lebih delapan jam di sekitar desa tempat BS melarikan diri itu, berhasil mendapat info tentang keberadaan pelaku, petugas  melakukan pendekatan dan penyelidikan terhadap diri teman wanita BS yang diketahui bekerja di salah satu rumah makan di Kabanjahe.

Disebutkan oleh sumber yang minta namanya tidak ditulis itu bahwa pada akhir penyelidikan oleh petugas kemudian diketahui, kalau teman wanita BS yang namanya dirahasiakan itu,  jika libur bekerja kerap pergi ke kawasan Sibiru-biru menemui BS dan mereka diketahui sering bersama tinggal di salah satu rumah disana.

Berbekal informasi tersebut, sejak Sabtu (8/8) pagi beberapa orang petugas unit Reskrim Polres Tanah Karo lalu membuntuti teman wanita BS kemanapun dia pergi. Hingga di saat wanita kekasih BS itu pergi menuju arah Medan dengan menumpang bus angkutan umum, petugas pun terus membuntuti wanita yang tak menyadari kalau dia diikuti polisi itu hingga tiba di tujuannya kawasan Sibiru-biru.

BACA JUGA  Biji Hitam, Untuk Secangkir Kopi yang Diseduh Secara Manual

Sempat melakukan pengendapan selama delapan jam disekitar tempat tinggal BS selama masa pelariannya, polisi akhirnya sukses meringkus pelaku saat keluar rumah menuju kesalah satu warung nasi di desa Namo Pinang. Ketika ditangkap, BS hanya bisa pasrah tanpa melakukan perlawanan. Selepas itu, petugas lalu memboyongnya menuju Mapolres Karo di Kabanjahe.

Ketika tobasatu.com  hendak mengkonfirmasi keberhasilan Polres Karo tersebut, sayangnya tak ada satupun petinggi disana yang berhasil ditemui. Demikian pula halnya dengan Kasat Reskrim AKP Martua Manik SH yang tak kunjung mengangkat selulernya ketika dihubungi.

Hanya saja saat ditanyai kebenaranya, salah salah seorang petugas  piket tak membantah namun dia tak bersedia berkomentar dengan alasan tak memiliki kewenangan dalam memberikan keterangan. “Hubungi Kasat saja bang,” ujar petugas tersebut. (ts-10)

 

Loading...
loading...