KPK Juga Geledah Rumah Istri Tua Gatot

466
Logo KPK

tobasatu, Medan | Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah sejumlah tempat, terkait penanganan kasus yang tengah dihadapi Gubernur Sumatera Utara non aktif, Gatot Pudjo Nugroho, Rabu (12/8/2015)

Tiga titik yang digeledah penyidik KPK diantaranya Kantor Gubernur di Jalan Diponegoro Medan, rumah dinas gubernur di Jalan Sudirman No.1 Medan, serta kediaman pribadi Gatot yang ditempatinya bersama istri tuanya Sutias Handayani diĀ  Kompleks Perumahan Citra Seroja Jl. Seroja Medan Sunggal.

Sekira pukul 11.00 WIB petugas KPK datang dan langsung menuju lantai dua. KPK melakukan penggeledahan di ruang kerja Kepala Biro Keuangan Provsu Ahmad Fuad Lubis dan ruangan Bendahara Biro Keuangan. Satu jam berada diruang Biro Keuangan, petugas KPK turun ke lantai satu dan melakukan penggeledahan di ruang kerja Kepala, Sekretaris, dan Bendahara BKD Provsu.

Kaban Kepegawaian Daerah Pandapotan Siregar datang di saat KPK melakukan menggeledah di ruang kerjanya. Salah seorang pegawai yang enggan menyebutkan namanya mengaku kaget atas kedatangan KPK ke ruang kerjanya di BKD. Pegawai itu juga mengaku sempat menawarkan makan dan minum karena sudah memasuki waktu istirahat makan siang tapi KPK menolaknya. Petugas KPK dikabarkan berjumlah 28 orang dan dikawal puluhan anggota Sabhara Polda dengan senjata lengkap.

Menanggapi penggeledahan tersebut, Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, mengatakan tidak tahu menahu soal penggeledahan, kalaupun ada menurut Erry biarkan mereka bekerja sesuai dengan tugasnya.

Dari informasi di lapangan, KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas gubernur Jl. Sudirman Medan, sekira 4 jam lamanya. Sedangkan dari rumah pribadi Gubsu Gatot penggeledahan dilakukan selama 6 jam.

Mereka diketahui membawa dua koper berisi berkas. Namun, tidak diketahui berkas apa saja yang dibawa dari rumah dinas dan rumah pribadi Gatot. Usai melakukan penggeledan dua tempat itu, seluruh petugas KPK berkumpul ke kantor gubsu dan kembali melakukan penggeledahan di ruang kerja Kabiro Keuangan Ahmad Fuad Lubis dan ruang Bendahara Biro Keuangan.

BACA JUGA  Ketua PTUN Medan Jadi Justice Collaborator

Sementara melalui pesan singkat, Kepala Bidang Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha membenarkan, penggeledahan dilakukan penyidik hari ini untuk kepentingan penyidikan dugaan suap hakim dan panitera PTUN Medan.

Diketahui, dalam kasus suap hakim PTUN Medan, KPK sudah menetapkan tersangka dan menahan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti.

Adapun Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Hasibuan mengaku tidak tahu menahu berkas apa saja yang dikehendaki KPK dalam penggeledahan ruangan Biro Keuangan dan ruang BKD di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (12/8/2015) siang.

Menurut Sulaiman, penyidik KPK cuma memberitahukan serta menunjukkan surat penggeledahan kantor gubernur untuk kepentingan pengembangan penyidikan dugaan kasus suap hakim dan paniteria PTUN Medan. (ts-02)

Loading...
loading...