Parkir di RS Elisabeth Medan Dinilai Memberatkan

668
Ilustrasi Parkir

tobasatu, Medan | Sejumlah pengguna parkir di Rumah Sakit Elisabeth Jl H Misbah Medan mengaku kecewa dan protes terkait tarif parkir yang dinilai sangat memberatkan di rumah sakit tersebut. Pasalnya tarif parkir kendaraan roda empat dan roda dua diwajibkan bayar Rp2.000 hingga Rp 10.000. Penetapan parkir tersebut dipastikan melanggar peraturan daerah (Perda) No 10 Tahun 2011 Pemko Medan tentang pajak parkir.

Parahnya lagi, penetapan tarif parkir dengan dalih hitungan waktu/jam dinilai main tebak, karena setiap transaksi pembayaran tidak membuat rincian hitungan waktu. Bahkan dalam tiket parkir pembayaran tidak mencantumkan nama perusahaan selaku pengelola parkir. Kuat dugaan parkir ‘Ilegal” dan “dipelihara” oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Medan.

Keluhan ini antara lain disampaikan OS Pakpahan kepada wartawan, Rabu (12/8/2015) mengaku harus membayar tarif parkir roda empat (mobil) Rp 4.000 tanpa ada rincian penetapan tarif. Sama halnya M Simanjuntak pengguna sepeda motor yang mendampingi orang tuanya opname di RS Elisabeth, setiap keluar rumah sakit harus membayar tarif parkir Rp2.000 hingga Rp4.000 lebih. Sementara pengelola parkir tidak pernah memberikan rincian penetapan jumlah tarif. “Kita ngak ngerti system penetapan parkir disini”, keluh Simanjuntak.

Dari amatan wartawan, Rabu (12/8), petugas parkir di RS Elisabeth yang tidak bersedia menyebut jati dirinya mengaku penetapan tarif parkir berdasarkan hitungan waktu.

“Untuk parkir mobil, begitu masuk buka plang, hitungannya bayar Rp 2000 bang. Selanjutnya, setiap satu jam berikutnya tambah Rp 1000, tapi maksimal Rp 10.000”, ujar petugas tadi dengan enteng.

Penetapan tarif parkir diatas sudah jelas melanggar Perda Pemko Medan No 10 Tahun 2011 tentang pajak parkir. Dalam Perda telah diatur, untuk parkir progresif tarif dasar maksimal kendaraan roda empat yakni Rp 2000 untuk 5 jam pertama dan penambahan Rp 1000 per jam. Sedangkan untuk roda dua Rp 1000 dan penambahan Rp 1000 setiap 1 jam berikutnya.

BACA JUGA  Pedagang Apresiasi Kapolrestabes Medan Sigap Basmi Preman

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Medan Ir Wiria Alrahman mengatakan tidak ada memberikan izin pajak parkir di pelataran RS Elisabeth. Demikian juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Drs Renward Parapat mengaku, pihaknya tidak ada memberikan izin parkir diareal RS Elisabeth.

“Kami hanya memberikan izin parkir tepi jalan, kalau diareal gedung, kantor, itu izinnya BPPT. Lebih jelasnya boleh hubungi Kabid Parkir, E Tambunan”, ujar Renward. (ts-04)

Loading...
loading...