Pemerintah Turunkan Bunga KUR Jadi 9 Persen Tahun Depan

476
Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (ist)

tobasatu, Jakarta | Pemerintah akan kembali menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat  (KUR) menjadi 9 persen tahun depan. Kepastian ini diperoleh dari Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Pada tahun ini, pemerintah sudah menurunkan bunga KUR dari 22 persen menjadi 12 persen dengan memberikan subsidi bunga.

“Pemerintah akan tetap memberikan subsidi bunga KUR pada tahun depan. Bahkan, bunga kur diupayakan turun menjadi 9 persen,” kata Bambang, Senin (7/9/2015).

Bambang mengatakan, penurunan bunga KUR akan meningkatkan jumlah penyaluran KUR kepada masyarakat. Tahun ini saja semenjak bunga KUR turun jadi 12 persen pada awal Agustus, jumlah KUR yang telah tersalurkan sebesar Rp 30 triliun.

“Kalau bunga turun lagi jadi 9 persen, maka outstanding KUR kira-kira bisa mencapai Rp 120 triliun,” ujar Bambang.

Pemerintah, kata Bambang, akan mengarahkan agar KUR pada tahun depan tidak didominasi oleh sektor ritel ataupun perdagangan. Tetapi juga ke sektor-sektor produktif.

Bambang mengatakan, penurunan bunga KUR ini menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong perekonomian nasional. Dia  yakin masyarakat dapat lebih mudah menerima KUR dari perbankan karena tidak diperlukan lagi agunan dalam pengajuannya. Pemerintah menjamin KUR melalui Askrindo dan Jamkrindo. (ts)

BACA JUGA  2016, Bank Mandiri Siapkan KUR Rp1 Triliun
Loading...
loading...