Bulog Lepas 1.034 ton Beras untuk Operasi Pasar

327
Kepala Perum Bulog Divre Sumut Fasika Khaerul Zaman dan Wakil Kepala BI Sumut Subintoro saat melepas beras Bulog untuk Operasi Pasar. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan  | Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Utara melakukan operasi pasar (OP) beras tahap awal 100 ton mulai Jumat (2/10) yang juga serentak dilakukan di empat Kantor Perum Bulog lainnya di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Operasi Pasar (OP) beras itu juga serentak berlangsung di lima kota dan diresmikan Presiden Jokowi secara simbolis  di gudang Bulog Kelapa Gading Jakarta Jumat (2/10) pagi ditandai dengan memecah kendi serta disaksikan di lima kota sehingga masalah beras dapat diketahui langsung Presiden.

Di Jakarta hadir Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti sekaligus memandu acara. Sedangkan di Medan hadir Kepala Perum Bulog Divre Sumut Fasika Khaerul Zaman dan Wakil Kepala BI Sumut Subintoro.

Pada pembukaan ini total beras yang akan dijual ke pasar mencapai 1.034 ton beras untuk operasi pasar di lima kota besar di Indonesia. Saat itu, Presiden Jokowi didampingi  Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Bulog Jarot Kusumayakti ikut melepas keberangkatan 60 truk yang mengangkut 480 ton beras. Selain beras, juga dilakukan operasi pasar daging sebanyak enam ton yang diangkut dengan tiga truk, serta satu truk gula pasir.

Sedangkan di empat kota lainnya, yakni 11 truk di Medan untuk 10 ton beras, 18 truk di Bandung untuk 144 ton beras, 13 truk di Semarang untuk 130 ton beras dan Surabaya 17 truk yang psekitar 2 persen.

Kepala Perum Bulog fasika Khaeul Zaman di hadapan Presiden Jokowi memaparkan bahwa stok di Sumut saat ini mencapai 44 ribu ton, cukup untuk alokasi empat bulan ke depan.

“Karena September Sumut deflasi 0,70 persen, maka kita harus hati-hati melaksanakannya dan pelaksanaan OP umumnya cenderung kehati-hatian,” katanya.

BACA JUGA  Menteri BUMN Tinjau Terminal Penumpang Pelabuhan Belawan

Selain beras untuk premium setara dengan kuku balam (di pasaran), Bulog juga menyalurkan raskin sebesar 22.500 ton bulan Oktober ditambah penyaluran reaskin, kini menjadi raskin atau beras keluarga sejahtera (rastra) ke 14 yang disalurkan bulan Nopember-Desember 2015. Penyaluran rastra sampai sekarang sudah mencapai 90 persen lebih, setiap bulan dialokasikan 11.193 ton, sedangkan pengadaan diambil dari petani.

“Untuk OP Bulog Sumut siapkan 100 ton di empat sampai lima titik, namun  akan bertambah sesuai dengan permintaan pasar. Sedangkan harga jual beras premium yang OP ini berkisar Rp9.000-Rp9.500 per kg, masih di bawah harga pasar,” katanya.

Sedangkan untuk cabe merah, sampai kini Bulog Sumut sudah menyerap sebanyak 6,5 ton dari Batubara. Tak lama lagi akan ditambah dari Pematang Bandar, Simalungun. (ts-mnl)

Loading...
loading...