Plt Gubsu melantik Pj Walikota Medan

275

[su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=Q0-rM_s6s34″]

Sekretaris DPRD Medan Drs H Randiman Tarigan MAP dilantik menjadi Pejabat (Pj) Wali Kota Medan di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Jalan Diponegoro Medan, Senin (5/10). Pengambilan sumpah dan pelantikan Pj Wali Kota Medan ini dilakukan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Ir H T Erry Nuradi MSi atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo.

Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong setelah masa jabatan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sebagai Wali Kota Medan periode 2010-2015 berakhir pada 26 Juli 2015. Prosesi pelantikan Pj Wali Kota Medan ini dihadiri Ketua DPRD Sumut H Ajib Shah, Pangdam I/BB Mayjen Lodewijk Pusung, Mayjend TNI Zaidun dari Mabes TNI, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Jemi Trisanjaya, Danlanud Soewondo Kol Pnb Arifin Sjahrin, Kabindasu Brigjen TNI Tumino Hadi, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Medan dan Provinsi Sumut. Dalam arahan usai melakukan pelantikan, Plt Gubsu mengungkapkan bila dihitung dari waktu berajkhirnya masa jabatan Wali Kota Medan (26 Juli 2015), maka proses pengusulan dan pengangkatan Pj Wali Kota Medan membutuhkan waktu dua bulan lebih. Hal itu lebih kepada pertimbangan memilih sosok yang tepat, sebab Kota Medan merupakan ibukota Provinmsi Sumatera Utara yang bisa menjadi personifikasi pemerintahan di Sumut. Dipilihnya Randiman menduduki jabatan Pj Wali Kota, jelas Plt Gubsu, karena mantan Kadis Pendapatan Kota Medan itu dinilai dinilai sosok yang sangat tepat. Selain pangkat sesuai menduduki jabatan tersebut, pengalamannya yang pernah berkarir di lingkungan Pemko Medan dan Provinsi Sumatera Utara juga sangat mendukung.

Diingatkan Erry, semua pasangan calon (paslon) memiliki nilai tersendiri bagi pendukungnya. Oelh karenaya harus dapat dijaga kekondusifan daerah, melaksanakan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Selain itu memperlakukan paslon dengan adil dans etara. Serta menjaga netralitas perangkat daerah serta pegawai negeri sipil.

“Di samping memfasilitasi pelaksanaan pilkada, saudara juga ditugaskan untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu bina hubungan baik dnegan legilslatif, saya yakin pengalaman saudara sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut telah banyak, sehingga dapat memudahkan saudara untuk menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan DPRD Kota Medan,” kata Erry. Kemudian Erry mengingatkan lagi, pemerintah daerah telah memasuki triwulan ketiga dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2015. Dengan dmeikian waktu pelaksanaan program kegiatan oleh pemerintah daerah maupun pihak ketiga hanya tinggal beberapa bulan lagi. “Untuk itu saya berharap waktu yang tersisia ini bisa dimaksimalkan guna penyerapan anggaran, terutama untuk pembiayaan pelaksanaan pelayanan dasar masyarakat seperti di bidang pendidikan, kesehatan maupun lainnya,” ungkapnya. Sebelum mengakhiri sarahannya, Erry memaparkan pemerintah daerah mayupun pemerintah pusat serta pemerintah regional satu kawasan wilayah telah berlomba memberikan insentif kepada para investor untuk menarik minat agar tertarik berinvestasi. Oleh karena itu jika hal ini tidak direspon tentunya akan tertinggal secara nasional maupun regional. “Saya berharap Pemko Medan di bawah pimpinan saudara dapat merespon kebijakan ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Medan,” harapnya. Sementara itu Pj Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan menegaskan, PNS di lingkungan Pemko Medan harus netral. Untuk itu dia akan membuat surat edaran agar seluruh PNS netral dan tidak ada keberpihakan kepada salah satu paslon. Selain membuat surat edaran Radiman juga dalam setiap rapat dengan seluiruh jajarannya akan menyam paikan kembali bahwa PNS di lingkungan Pemko Medan harus netral pada pilkada nanti. “Kita juga akan memantau sehingga akan diketahui mana pegawai yang nyeleneh (tidak netral). Sanksinya akan disesuai dengan undang-undang maupun peraturan yang berlaku. Insya Allah kita pasti bertindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku terhadap PNS yang tidak netral,” tegasnya. Selanjutnya sebagai langkah awal yang akan dilakukan, Randiman mengatakan secepatnya akan menginventarisir masalah apa yang menjadi problema di Kota Medan saat ini. Setelah itu barulah dicari apa yang menjadi akan permasalahannya. “Setelah dapat akar masalahnya, segera kita lakukan rapat dengan SKPD terkait dan baru kita ambil tindakan. Inilah obat dari akar permasalahan tersebut,” jelas Randiman.

Loading...
loading...