“Kapan Surat Joseph Dibaca Pak Jokowi Mak?”

1286
Surat yang ditulis tangan oleh Joseph Pratama Simbolon ini ditujukan untuk Presiden Jokowi. Dia berharap agar Presiden segera menangani kabut asap di Medan yang membuat penyakit asmanya kumat. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Curahan hati Joseph Pratama Simbolon seorang murid SD berusia 6 tahun di Kota Medan, Sumatera Utara, yang menyurati Presiden Jokowi soal kabut asap di Medan, mendapat perhatian dari netizen. Setelah berita itu dimuat oleh tobasatu.com pada Senin (5/10/2015) kemarin (baca : Bocah SD di Medan Surati Presiden Jokowi), para pengguna jaring sosial facebook saling berbagi soal curahan hati Joseph tersebut.

Kepada tobasatu.com, Selasa (6/10/2015), Laura Silalahi tante Joseph menyatakan, bahwa keponakannya itu terus bertanya, apakah surat yang ditulisnya sudah dibaca oleh Presiden Jokowi.

Joseph ingin memastikan, jika surat itu sudah dibaca Presiden, maka kabut asap akan segera  ditangani sehingga dia bisa kembali ke sekolah seperti biasa lagi. Sejak sebulan terakhir, Joseph yang akrab disapa Josh memang berulangkali bolos sekolah karena sakit. Penyakit asma yang dideritanya sejak lahir memang membuat dia kewalahan saat harus berhadapan dengan kabut asap.

Dituturkan Laura Silalahi, surat untuk Presiden Jokowi itu ditulis Josh saat terbaring sakit di rumahnya. Awalnya, kata Laura, sambil menemani Josh yang tengah menggambar di tempat tidur, dia membuka akun facebooknya @August Catherine Rush. Saat itu lini masa di jejaring sosial tersebut tengah hangat membicarakan tentang Jokowi yang melakukan pemantauan pemadaman kebakaran hutan di Kalimantan.

Logika Joseph pun bermain, bahwa dia absen sekolah karena batuk-batuk gara-gara kebakaran hutan. Dan dia melihat saat Jokowi turun ke suatu daerah, bencana asap pun segera ditanggulangi. Jadi dalam pikiran  bocah cerdas ini, dia harus bisa menyampaikan soal kondisi kabut asap di Medan, agar segera ditangani oleh Presiden Jokowi. Selanjutnya jika masalah kabut asap beres, dia bisa kembali sekolah.

BACA JUGA  Panik!! Kota Medan Digoyang Gempa

Josh pun bertanya pada ibunya . “Kek mana mak hilangin asap ini,” ujar Joseph. “Kek mana caranya mak,” ujar Joseph dengan logat Medan yang sangat kental. Sang ibu pun menjawab lembut “Mungkin bisa dikirim ke fb nya Josh”.

Saat itulah Joseph langsung menulis surat buat Jokowi di secarik kertas. “Buat bapak Presidenku Bapak Jokowi. Ini Joseph tinggal di Medan. Joseph batuk terus karena asap. Joseph mau tidak ada asap lagi Josep bisa masuk sekolah karena Joseph asma alergi. Makasih pak Presiden Love Indonesia” demikian isi surat yang ditulis Joseph.

Dia berharap surat itu nantinya diunggah mamanya ke facebook sehingga bisa dibaca oleh Presiden Jokowi. Setelah 10 menit foto itu diunggah oleh mamanya ke Facebook, Joseph terus bertanya kapan surat itu akan dibaca oleh Jokowi.

“Kapan mak dibaca Bapak Jokowi itu surat Josephnya,” ujar Joseph sambil menyeka air matanya. “Apa mungkin bulan Desember nanti baru dibaca ya Mak,” kata Joseph lagi.

Sang ibu bingung menjawabnya. Dia hanya memberi pengertian kepada putranya bahwa penduduk Indonesia itu jumlahnya sangat banyak, dan tentu saja surat untuk seorang Presiden tidak semudah itu ditanggapi.

“Anak-anak Indonesia juga banyak yang kirim surat ke Bapak Jokowi, jadi jangan terlalu berharap ya mang,” ujar sang ibu memberi pengertian. Dia takut putranya itu akan kecewa.

Sang ibu mengaku sangat sedih karena surat yang ditulis tangan oleh Joseph itu merupakan ungkapan hati Josh yang sangat lelah karena harus terus menahan batuk asma tak berkesudahan akibat paparan asap dari kebakaran hutan di Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.

Dia berharap semoga kabut asap bisa segera menghilang agar anaknya dapat kembali sekolah seperti biasa lagi. (ts-02)

Loading...
loading...