Tren Penguatan Rupiah Mereda

299

tobasatu, Medan | Pada perdagangan, Kamis (8/10/2015), Rupiah terpantau melemah terhadap mata uang US Dolar. Pada sesi penutupan perdagangan hari ini Rupiah diperdagangkan di level 13.860-13.875. Sedikit melemah dibandingkan dengan posisi penutupan kemarin yakni di level 13.800-13.830.

Dijelaskan Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin, tren penguatan Rupiah mulai mereda. Dia menilai tren penguatan Rupiah sebaiknya tidak terjadi terus menerus terlebih penguatannya dalam angka yang sangat besar. “Karena jika Rupiah terus menguat terhadap US Dolar, maka tetap ada sektor lain yang dirugikan terutama sektor komoditas ekspor,” katanya.

Hal yang paling penting menurut Gunawan, Rupiah stabil di harga tertentu sesuai dengan nilai fundamentalnya. “Saya menilai nilai fundamental Rupiah saat ini berada dikisaran level 13.700-an per US Dolar. Artinya dengan level Rupiah yang berada dalam range fundamental akan lebih banyak memberikan dorongan positif terhadap kestabilan neraca perdagangan kita,” bebernya.

Sementara itu, dari sejumlah sentiment eksternal, kenaikan harga minyak efektif mendorong bursa Asia menghijau. Penguatan harga minyak didorong pernyataan Energy Information Administration (EIA) bahwa permintaan minyak global diproyeksi akan tumbuh pesat dalam 6 terakhir di tahun 2016 mendatang.

Dari kawasan regional, lanjutnya, otoritas moneter Jepang-Bank of Japan (BOJ) mempertahankan kebijakan moneter longgar yang saat ini berlaku. BOJ menargetkan untuk meningkatkan monetary base tahunan hingga 80 triliun yen, melalui pembelian obligasi pemerintah dan aset berharga lainya (exchange-traded funds-ETFs dan Japan real estate investment trusts).

“Pemulihan harga komoditas dan dimulainya masa rilis kinerja keuangan emiten, mendorong investor melakukan beli selektif,” jelasnya.

Dari sisi ekonomi AS, sambung Gunawan, tingkat pinjaman konsumen menanjak US$ 16 miliar dibulan Agustus, menjadi US$ 3,47 triliun. Dibulan sebelumnya kredit konsumen tumbuh sebesar US$ 18,9 miliar. Meningkatnya optimisme konsumen mendorong belanja rumah tangga ikut meningkat.

BACA JUGA  Rupiah Kian Melemah Terhadap Dolar, Tembus Rp14.459

Untuk kinerja IHSG pada hari ini juga mengalami penguatan tipis 0.10% di level 4.491,433. Berbeda dengan kinerja mata uang rupiah yang justru mengalami sedikit pelemahan. (ts-04)

Loading...
loading...