Nelayan di Medan Labuhan Dapat Pelatihan di Bidang Perikanan

340
Logo PT Pertamina.

tobasatu.com, Medan | Masyarakat Nelayan Indah di Medan Labuhan mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I (MOR I). Selama tiga bulan ke depan, kelompok masyarakat yang tinggal bersebelahan dengan Terminal BBM Medan Groul ini akan mendapatkan pelatihan dan peningkatan keterampilan di bidang perikanan.

“Kali ini, prioritas kami ingin meningkatkan kemampuan soft skills dari masyarakat nelayan dulu,”  ujar Senior Supervisor Eksternal Relations MOR I Zainal Abidin, Rabu (14/10/2015).

Ditambahkan Zainal, dari hasil social mapping yang dilakukan, salah satu kendala terbesar dari masyarakat nelayan di Nelayan Indah untuk maju adalah pengetahuan dan keterampilan dari masyarakat belum diasah. Padahal, kata dia, masyarakat di Kelurahan Nelayan Indah khususnya lingkungan 6 dan 8 sudah berusaha untuk menghidupkan usaha tambak. Namun, banyak yang tidak berhasil.

“Semangat kebersamaan mereka untuk maju bagus. Karena itu lewat program ini kita ingin memotivasi dan sekaligus meningkatkan pengetahuan mereka soal bagaimana menjadi nelayan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Dengan menggandeng Rumah Zakat, Pertamina MOR I akan melakukan pelatihan-pelatihan manajerial maupun teknis mengenai bisnis tambak. Diantaranya, potensi pengembangan hasil laut, teknik olah, sanitasi dan higienitas pengolahan ikan, pengetahuan kemasan, hingga bagaimana perhitungan harga jual.

“Nelayan perlu paham tentang aspek manajemen termasuk menentukan harga yang baik atas produk mereka. Kami juga akan ajari praktik pengolahan ikan menjadi aneka makanan,” ujarnya.

Setelah program ini berlanjut hingga akhir tahun, Zainal mengatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi program.

“Kita akan evaluasi, kalau masyarakatnya memang punya keinginan kuat untuk mandiri, semangat berwirausaha, dan progress-nya bagus, tidak menutup kemungkinan kita akan perpanjang program bentuan ini hingga tahun depan,” paparnya.

BACA JUGA  Putus Sekolah Anak Nelayan di Labuhan Deli Bekerja Sebagai Pencuci Sampan

Ditambahkan olehnya, setiap program CSR yang digulirkan oleh Pertamina untuk masyarakat diharapkan akan mampu benar-benar memberdayakan masyarakat penerima bantuan. “Kita tidak ingin CSR itu hanya seperti bagi-bagi uang. Kita ingin memberi kail untuk masyarakat agar mandiri. Kita tidak akan menyebar umpan semata,” katanya.

Selain program pemberdayaan masyarakat nelayan ini, Pertamina MOR I sampai dengan saat ini juga masih melakukan pendampingan terhadap Posyandu Kampung Nelayan di Belawan. Dikatakan oleh Zainal, baru-baru ini, program CSR Pertamina Sehati (Sehat Anak Ibu Tercinta) ini juga mendapatkan apresiasi peraih predikat emas dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Kita ingin program-program CSR kita berkelanjutan, berkesinambungan, tapi para kurun waktu tertentu masyarakat juga tidak bergantung lagi dengan bantuan dari kita,” pungkasnya.(ts-mnl)

 

Loading...
loading...