RS Adam Malik Berharap Menjadi Stem Cell Center di Sumut

1277
RSUP Adam Malik Medan (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan berharap bisa menjadi stem cell center di Sumatera Utara (Sumut). Persiapan alat pun sedang dilakukan untuk mewujudkan rencana ini.

Direktur Utama RSUP H Adam Malik Medan, Yusirwan Yusuf menuturkan, stem cell merupakan metode pengobatan atau transplantasi yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan di dunia kedokteran. Sayangnya, terapi ini belum begitu berkembang. Padahal berbagai jenis penyakit seperti diabetes atau penyakit pancreas dan lainnya. Melalui stem cell  bisa menciptakan berbagai jenis sel baru menggantikan yang rusak.

“Selain hasilnya yang sangat menakjubkan, persentase keberhasilan stem cell juga cukup tinggi. Ada pasien yang sudah belasan tahun lumpuh kini sudah bisa berjalan lagi. Ada pula yang sudah puluhan tahun menderita diabetes, dapat sembuh total. Ada juga penderita kanker stadium 4 yang sembuh setelah menjalani terapi. Di negara tetangga kita sudah berkembang, makanya kita ingin agar stem cell bisa dilakukan di sini. Dan kita menjadi pusatnya,” katanya Rabu (14/10/2015).

Yusirwan mengatakan stem cell merupakan proses pengobatan yang melibatkan infus intravena sel induk dari pendonor kepada penerima, seperti pada pasien penderita tumor. Pasca pemberian kemoterapi dengan atau tanpa radiasi, transplantasi stem cell dilakukan. Alasan dilakukannya tindakan ini adalah untuk membunuh sel tumor dengan meningkatkan dosis kemoterapi.

“Efek sistem imun juga dapat berkontribusi membunuh sel tumor yang diamati setelah dilakukan HSCT alogenik. Sel induk yang digunakan dapat berasal dari resipien atau berasal dari pendonor,” ujarnya.

Menurut Yusirwan, transplantasi stem cell ini, minggu lalu sudah dilakukan di RSUP H Adam Malik Medan, kepada tiga pasien penderita leukemia akut. Pencangkokan yang dilaksanakan oleh Tim Transplantasi Hematopoietic Stem Cell RSUP Haji Adam Malik Medan yang dipimpin Prof Herman Hariman, beranggotakan Dairion Gatot sebagai  DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan), Prof Adikoesoema Aman, Prof Bidasari Lubis, Ida Adhayanti dan Tonny.

BACA JUGA  Satu Lagi Korban Awan Panas Gunung Sinabung Tewas

Terkait operasi ini, Prof Herman Hariman menjelaskan pasien yang menjalani transplantasi stem cell adalah penderita Acute Lymphoblastic Leukemia  dewasa (T-ALL), HY, 39, seorang pria penderita Acute Myeloblastic Leukemia (AML-M2) yang menderita kumat (relapse) berinisial MH, 42 dan wanita berinisial M, 57 menderita Acute Myeloblastic Leukemia (AML) type M2.

Pasien-pasien yang menjalani pencangkokan ini, lanjutnya, mendapat stem cell dari dalam tubuhnya sendiri melalui proses pengambilan stem cell via alat Haemonetic MCS+ dengan metode aferesis di Unit Transfusi Darah RSUP H Adam Malik.

“Ketiga pasien ini merupakan pasien perdana sebagai pasien awal yang menjalani pencangkokan stem cell di RSUP H Adam Malik dan berlangsung sukses,”pungkasnya.(ts-mnl)

Loading...
loading...