Program Simpel OJK Targetkan 3,5 Juta Pelajar

394
Plt Gubsu H T Erry Nuradi didampingi Ny Evi Diana menerima plakat dari OJK saat membuka pelaksanaan Pasar Rakyat Keuangan di Lapangan Benteng, Medan, Minggu (25/10/2015). (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Plt Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nuradi mendukung program Simpanan Pelajar (Simpel) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang akan melibatkan 3,5 juta pelajar di daerah ini.

Hal itu dikatakan Plt Gubsu HT Erry Nuradi saat membuka Kegiatan Pasar Keuangan Rakyat yang dilaksanakan OJK di Lapangan Benteng Medan, Minggu (25/10/2015). Menurut Erry, program OJK ini positif dalam mendukung pembangunan mengingat jumlah 3,5 juta pelajar adalah potensi yang cukup besar bagi jasa keuangan.

Jumlah itu, katanya, terdiri atas 1,9 juta pelajar Sekolah Dasar (SD), 800 ribu-an pelajar SMP dan  700 ribu-an pelajar tingkat SMA.

Program Simpel, ujarnya, disepakati hari menabung pada Rabu yang disingkat sebagai Rajin Menabung. Jika dikalkulasikan, kata Erry, 3,5 juta pelajar menabung hanya Rp 1.000 per orang maka terhimpun dana masyarakat Rp3,5 miliar.

“Apalagi bila didukung oleh orang tua ikut menabung,” ujar Erry yang belum lama ini menghadiri peluncuran program Simpel oleh OJK di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Erry juga menyambut baik Kegiatan Pasar Keuangan Rakyat yang dilaksanakan OJK yang menurutnya merupakan salah satu cara mengedukasi masyarakat agar bijak mengelola keuangan.

Hadir acara itu Koordinator Lembaga Jasa Keuangan Wilayah Barat OJK Adnan Djuanda, Kepala Regional 5 Sumatera OJK Ahmad Soekro Tratmono, Ketua Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Kepala Bank Indonesia Medan Difi Ahmad Johansyah, Pj Walikota Medan Randiman Tarigan dan Plt Ketua TP PKK Sumut Ny Evi Diana Erry Nuradi, Direktur Literasi dan Edukasi OJK Lasmaida Gultom, Direktur  Pengembangan Hukum dan Kebijakanm OJK HEni Nugraheni, kepala OJK di seluruh Pulau Sumatera, kepala cabang bank, perusahaan asuranai dan deluruh jasa keuangan.

BACA JUGA  Pegawai Terinfeksi Covid-19, Kantor Bank Mandiri Imam Bonjol Lockdown Seminggu

Kepala Regional 5 Sumatera OJK Ahmad Soekro Tratmono mengatakan saat ini tingkat literasi keuangan masih rendah, dimana untuk  perbankan mencapai 26%, sementara pasar modal dan industri keuangan lebih rendah lagi.

Acara Pasar Rakyat Keuangan, katanya, sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan dengan memperkenalkan industri keuangan dan produknya, memperluas akses masyarakat terhadap keuangan, sehingga produk jasa keuangan lebih dekat dengan rakyat.

Medan, sebutnya, merupakan kota ke lima dilaksanakan Pasar Keuangan Rakyat setelah Solo, Banda Aceh, Purwokerto, Makasar dan Surabaya. (ts-02)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here