Polres Labuhanbatu Terima 1.100 LP, yang Diproses Hanya 600-an, Waduh!

329
Ilustrasi petugas menerima laporan pengaduan. (tobasatu.com/ist)

tobasatu.com, Labuhanbatu | Kinerja aparat Polres Labuhanbatu kini menjadi sorotan. PAsalnya, banyak laporan pengaduan yang dibuat masyarakat  tidak diproses hingga ke pengadilan.

Berdasarkan data yang diperoleh tobasatu.com, Senin (9/11/2015), sejak Januari – Juni 2015, Polres Labuhanbatu di bawah kepemimpinan AKBP Teguh Yuswardhie SIK MH telah menerima 1.100 Laporan Polisi (LP) tindak pidana. Namun Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diperuntukkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dikeluarkan hanya sekitar 600-an. Lantas bagaimana nasib ratusan pengaduan masyarakat lainnya?.

Mengendapnya SPDP di Resor Labuhanbatu semakin membludak seiring berjalannya waktu hingga 31 Oktober 2015. Hal mana, hingga SPDP yang dikirim ke Kejaksaan Negeri Rantauprapat hanya berkisaran 700-an SPDP.

“Informasinya, sekitar 1.500 perkara telah teregistrasi atas laporan masyarakat di Polres. Namun hingga 31 Oktober, SPDP yang dikirim hanya sekitar 700 SPDP, sejak 1 Januari lalu,” kata sumber di lingkungan Polres Labuhanbatu.

Salah satu SPDP yang masih mengendap di Polres Labuhanbatu yakni, perkara nomor LP/1059/VI/2015/SU/RES-LBH tanggal 24 Juni 2015. Sementara upaya paksa (pemanggilan saksi,red) telah dilakukan pada tanggal 30 Juni 2015 dan pemeriksaan saksi telah dilakukan pada tanggal 7 Juli 2015.

Padahal, sesuai Pasal 19 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana, pengiriman SPDP merupakan tahapan kedua setelah penyelidikan dan sebelum tahapan ketiga (upaya paksa) serta tahapan keempat (pemeriksaan) dilakukan.

Diduga, penyimpangan hukum oleh penyidik dalam hal pengiriman SPDP untuk menghindari batas waktu kewajiban pengiriman berkas perkara (perkembangan hasil penyidikan).

Kapolres, AKBP Teguh Yuswardhie dan Kasat Reskrim, AKP Hady Syahputra SIK selaku pejabat structural sebagai atasan penyidik memilih bungkam setiap kali dikonfirmasi wartawan via seluler dan SMS sejak sepekan terakhir. Bahkan sikap bungkam ini cenderung ditujukan kepada wartawan yang mengkritiki kebobrokan kinerjanya. (ts-15)

BACA JUGA  Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Loading...
loading...